Beginilah Caranya Menjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan & Laut

Bumi adalah rumah untuk semua orang dan makhluk-makhluk yang hidup di dunia ini. Bumi adalah salah satu planet yang ada di dalam tata surya. Sebagai sebuah planet, bumi juga memiliki lapisan-lapisan struktur. Setiap struktur pada lapisan bumi, memiliki perannya masing-masing. Salah satu lapisan yang ada di bumi adalah kerak bumi. Kerak bumi adalah tempat para makhluk yang hidup di bumi. Bumi juga memiliki lapisan pelindung yaitu atmosfer. Fungsi dari atmosfer adalah, sebagai pagar pengaman, untuk melindungi semua makhluk hidup yang tinggal di bumi. Bumi memiliki banyak sumber daya alam yang berguna bagi makhluk hidup.

Makhluk hidup yang tinggal di bumi bermacam- macam. Ada manusia, hewan maupun tumbuhan. Makhluk hidup ini tinggal bersama pada setiap ekosistem yang ada di bumi. Sama seperti beraneka ragam makhluk hidup yang ada di bumi, ekosistem di bumi pun memiliki berbagai macam jenis dengan keunikan masing- masing. Seperti ekosistem sungai yang tentu berbeda dengan ekosistem danau. Atau ekosistem hutan yang juga berbeda dengan ekosistem gurun. Setiap ekosistem, memiliki peranan, keunikan, serta keseimbangan masing- masing. Akan tetapi, keseimbangan ekosistem di bumi mulai mengalami goncangan. Goncangan ini akibat dari keserakahan manusia, yang enggan membagi bumi dengan makhluk hidup lainnya. Munculnya perubahan iklim akibat dari manusia yang seenaknya mencemarkan lingkungan. Kerusakan yang ditimbulkan manusia, menyebabkan banyak ekosistem yang terancam dan hewan yang punah atau terancam punah.

Keseimbangan ekosistem perlu dijaga, karena ekosistem yang tidak seimbang, akan berdampak langsung pada keberlangsungan hidup manusia kelak. Perubahan iklim adalah salah satu dampak akibat dari ketidakseimbangan ekosistem. Selain itu, banyaknya berita mengenai hewan- hewan liar yang mulai menyerang penduduk, memperlihatkan bahwa rumah bagi para hewan- hewan ini semakin sempit, sehingga mereka keluar hutan demi mencari makan. Ekosistem hutan dan ekosistem laut adalah dua ekosistem yang paling banyak mengalami ketidak seimbangan akibat ulah manusia. Akibat dari ketidak seimbangan ekosistem ini, berdampak pada populasi makhluk hidup yang ada di dalamnya. Ekosistem hutan dan laut memiliki keunikan masing- masing. Akan tetapi kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia, menyebabkan keunikan tersebut mulai hilang. Agar bumi tetap dapat menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya, diperlukan usaha manusia untuk mau menjaga keseimbangan ekosistem. Ekosistem hutan dan ekosistem laut, adalah salah satu ekosistem yang paling sering dirusak oleh manusia. Oleh karena itu, untuk menjaga bumi menjadi tempat yang aman untuk ditempati, keseimbangan ekosistem hutan dan laut perlu dijaga.

Ekosistem Hutan

Hutan adalah rumah bagi berbagai macam jenis hewan maupun tumbuhan. Selain itu, di dalam hutan sendiri masih memiliki beberapa ekosistem lagi. Seperti ekosistem sungai, ekosistem rawa, maupun ekosistem danau. Setiap ekosistem, memiliki hewan dan tumbuhan masing- masing. Hutan tidak hanya berfungsi bagi rumah bagi banyak tumbuhan dan hewan. Hutan juga sangat bermanfaat bagi manusia. Hutan dengan tumbuhannya adalah pencipta oksigen bagi bumi. Selain itu, hutan juga sebagai salah satu penghasil bakteri yang dapat menjadi antibiotik baru bagi penyakit di bumi. Hanya saja, akibat ulah manusia, banyak ekosistem hutan yang mengalami kehancuran.

Seperti hutan di Kanada yang menjadi lautan pasir minyak akibat pertambangan minyak. Pasir minyak adalah proses pertambangan minyak bumi yang paling merusak. Karena cara menambangnya dengan menguapkan gas alam dan membiarkan tetesan minyak jatuh ke tanah. Akibatnya hutan di kanada rusak parah. Selain itu, hutan hujan di kalimantan yang hampir habis akibat pembakaran,  perkebunan kelapa sawit, dan pertambangan batubara. Rusaknya ekosistem hutan, berdampak pada keberlangsungan hewan yang ada di dalamnya. Seperti orang utan, badak bercula satu, serta harimau sumatera yang terancam punah. Akan tetapi, bumi memiliki kemampuan untuk meregenerasi diri jika manusia berhenti mengeksploitasi hutan. Cara menjaga keseimbangan ekosistem hutan adalah:

  • Dengan melakukan reboisasi yaitu penanaman kembali. Hutan yang telah di tebang, ditanam kembali dengan benih- benih pohon yang baru.
  • Dengan melakukan tebang pilih. Tebang pilih adalah, dengan tidak menebang pohon yang masih berusia muda dan produktif. Dan hanya memilih pohon yang berusia tua dan tidak produktif lagi.
  • Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi. Caranya dengan memakai sumber energi alternatif seperti sinar matahari atau angin untuk mengganti batu bara. Serta mengurangi pemakaian kendaraan bermotor.
  • Menjadi konsumen yang bijak, dengan mengurangi produk yang memakai minyak kelapa sawit. Saat ini banyak produk- produk alternatif yang tidak memakai minyak kelapa sawit, seperti minyak jagung sebagai pengganti minyak sawit untuk memasak.
  • Mengurangi pemakaian kertas dan tisu yang berasal dari pohon. Serta melakukan daur ulang pada sampah kertas, sehingga dapat dipakai lagi.

Ekosistem Laut

Laut memiliki keanekaragaman hayati yang berbeda dengan ekosistem hutan. Selain itu, berbeda dengan ekosistem hutan yang didalamnya masih ada ekosistem- ekosistem lain. Ekosistem laut hanya dibagi berdasarkan tingkat kedalamannya. Jenis hewan dan tumbuhan akan berbeda- beda tergantung dari kedalamannya. Bumi adalah planet dengan 70% diisi oleh lautan, sehingga laut memiliki peranan penting bagi manusia. Lautan berperan sebagai pengontrol iklim. Karena laut memindahkan uap panas dari daerah khatulistiwa ke daerah kutub. Selain itu, laut mampu menyerap CO2 yang ada di udara melalui hutan bakau dan terumbu karang yang ada di dalam laut. Laut juga sebagai salah satu sumber protein bagi manusia.

Akan tetapi, ekosistem laut kini mulai terancam akibat ulah manusia. Pemakaian bom serta pukat harimau, menyebabkan hancurnya terumbu karang, serta terancamnya populasi ikan. Hutan bakau yang berfungsi sebagai pencegah abrasi serta penyerap CO2 juga mengalami kerusakan. Selain itu, penambangan minyak lepas pantai juga menyebabkan pencemaran air laut, yang mematikan ekosistem laut di sekitarnya. Perburuan liar mamalia laut oleh manusia juga merusak ekosistem laut. Untuk dapat menyeimbangkan kembali ekosistem laut, dapat dilakukan dengan berbagai Cara untuk Menjaga Keseimbangan, antara lain:

  • Tidak membuang sampah di sungai maupun laut. Akhir dari perjalanan sungai adalah menuju ke laut. Jika sungai tercemar, maka laut pun ikut tercemar.
  • Tidak memakai bom atau pukat harimau dalam menangkap ikan. Serta memberikan sangsi tegas kepada pelakunya.
  • Menanam hutan bakau di sepanjang bibir pantai.
  • Menjaga kelestarian terumbu karang dengan tidak merusaknya. Bahkan bagi para penyelam, menyentuh terumbu karang sangat tidak dianjurkan, karena dapat merusak terumbu karang itu sendiri, kecuali saat terkena arus laut yang kencang.
  • Melakukan penanaman terumbu karang.
  • Menjaga kebersihan pantai, dengan tidak membuang sampah di pantai. Terutama gabus yang dapat menjadi racun bagi ekosistem laut.
  • Menjaga kelestarian laut. Banyak organisasi dunia yang peduli terhadap permasalahan ekosistem di laut. Selain Greenpeace dan WWF, juga ada organisasi Sea Shepherd yang fokus menjaga kelangsungan hidup paus di samudra antartika dari tangan pemburu.

Sebuah Ciri dari Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ekosistem sendiri merupakan suatu sistem Ekologi yang ada di dalamnya dan terdapat hubungan Timbal balik antara keanekaragaman spesies dengan siklus atau materi serta arus energi melalui sebuah komponen komponen yang akhirnya terdapat di dalamnya. Hubungan Timbal balik yang diwujudkan dalam siklus rantai makanan. Dibagi berdasarkan lingkungannya ekosistem terbagi juga menjadi dua jenis yaitu ekosistem biotik yang terdiri dari beberapa komponen makhluk hidup dan juga lingkungan Abiotik yang terdiri dari komponen seperti benda mati, cahaya, air, udara, energi, dan juga tanah. Hutan juga merupakan suatu wilayah yang cukup luas yang didominasi oleh kumpulan permohonan permohonan yang tumbuh rapat sehingga menutupi wilayah tersebut dan membentuk sebuah iklim mikro dengan kondisi Ekologi yang sangat khas berbeda dengan wilayah yang ada di luar. Contohnya adalah ada hutan Amazon yang merupakan salah satu dari hutan tropis terbesar yang ada di dunia.

Letak Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ekosistem hutan hujan tropis biasanya terdapat di daerah yang terletak di antara rendah tingginya sekitar 1200 m di bawah permukaan laut. Ekosistem hutan hujan tropis yang dimana secara geografis juga terletak di antara sebuah  23 ° 27 Lintang utara dan juga  23 ° 27 lintang Timu Selatan dimana pada meliputi wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, Australia bagian utara dan juga sebagian wilayah dari Afrika, Amerika tengah kepulauan Pasifik dan juga sebagian besar dari wilayah Amerika Selatan.

Ciri – ciri Ekosistem Hutan Hujan Tropis

  • Berada pada sebuah wilayah beriklim tropis
  • Tanahnya sangat subur dan juga tidak kering
  • Tidak memiliki musim kemarau setiap tahun
  • Mempunyai sebuah curah hujan tinggi, yaitu berkisar antara 1800 – 2000 mm per tahunnya
  • Mempunyai tingkat keanekaragaman hayati yang ada sangat tinggi
  • Memiliki lapisan-lapisan pada pohon yang terbentuk karena sebuah vegetasi pohon yang sangat rapat
  • Jenis vegetasi yang biasanya dominan adalah pepohonan atau juga tumbuhan yang berkayu dan juga bercabang.

Fungsi Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Sebuah ekosistem hujan tropis sendiri memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan sbobet dan juga keseimbangan Global. Pentingnya juga untuk menjaga suatu ekosistem hutan karena hutan memiliki peran penting untuk dapat menjaga bumi. Beberapa fungsi ekosistem diantaranya:

  • Sebagai habitat dari beberapa Flora dan juga Fauna yang sangat unik
  • Menstabilkan sebuah iklim dunia melalui penyerapan CO2 dari lapisan atmosfer.
  • Membantu menjaga keseimbangan keseimbangan ekosistem di sekitarnya seperti penyebab banjir, kekeringan, dan juga erosi bagi tanah.
  • Sumber dari obat obatan dan juga makanan untuk hewan dan juga manusia
  • Salah satu sumber bagi kehidupan manusia di dalam suku Pedalaman.

Flora & Fauna di Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Flora

Jenis Flora yang biasanya hidup di dalam hutan hujan tropis terdapat dari 2500 spesies diantaranya juga terdapat beberapa jenis pohon, sama sama kecil dan juga tanaman merambat. Contohnya adalah seperti Flora yang hidup di dalam ekosistem pohon jati atau pohon pinus atau juga pohon Mahoni dan sebagainya. Umumnya dalam sebuah ekosistem hutan hujan tropis ada banyak sekali Flora dan tumbuhan yang ada di dalamnya seperti halnya tumbuhan tumbuhan yang dapat digunakan untuk pengobatan.

Fauna

Jenis Fauna yang hidup di dalam ekosistem hutan hujan tropis umumnya sangat beranekaragam mulai dari sebuah mamalia burung, reptil, hingga Amphibi dan juga serangga. Yang menjadi ciri khas dari sebuah Fauna yang hidup di dalam sebuah ekosistem hutan hujan tropis adalah yang biasanya memiliki warna-warna cerah dan juga mempunyai pola pola yang tajam, dan biasanya pemakan buah buahan. Salah satu contoh yang hidup di ekosistem ini adalah monyet, gajah, kupu kupu, rusa, Tapir , burung nuri hitam, merpati dan juga masih banyak lagi hewan yang hidup disana. 

Ekosistem Hutan Hujan Tropis di Indonesia

Banyakan hutan yang terdapat di Indonesia merupakan jenis jenis dari hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini mempunyai ciri tersendiri, yaitu terdapat beberapa bagai tumbuhan tumbuhan dengan jenis yang sangat beranekaragam. Apalagi dengan banyaknya pulau pulau yang ada di Indonesia tentunya banyak hutan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang membuat hutan hujan tropis di Indonesia mempunyai beberapa ciri khas yang khusus dibandingkan dengan hutan hujan tropis yang ada di negara lainnya.

Hutan hujan tropis

Kaarna sebuah hutan hujan tropis salah satu tipe hutan hujan yaitu dengan kesuburan tanah yang dimiliki rendah karena tersusun dari beberapa partikel Lempung yang biasanya bermuatan negatif seperti kaolinite dan juga illite. Diisi inilah yang membuat keunikan tersendiri karena kondisi tanah seperti itu memungkinkan besi dan juga aluminium menjadi aktif di samping kadar Silika nya yang cukup tinggi. Siklus Hara yang tertutup yang dapat mengatasi kendala kendala yang ada di dalamnya. Keunikan yang lainnya yaitu dari hutan hujan tropis ini yaitu ekosistem yang ada di dalamnya adalah merupakan sebuah ekosistem yang biasanya cukup rapuh arenakan setiap komponen yang ada  di dalam hutan hujan tropis tidak dapat berdiri sendiri semuanya akan saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Keunikan hutan hujan tropis yang ada tersebut membuat hutan hujan tropis yang ada di Indonesia sangat rendah terhadap kerusakan hutan. Kerusakan hutan tropis yang terjadi Indonesia diperkirakan mencapai 2000 hektar per tahunnya disebabkan juga berbagai macam faktor. Faktor faktor tersebut tentunya dapat karena terjadi oleh ulah manusia yang hanya mementingkan keuntungan tanpa mementikan fungsi dari lingkungan hidup bagi manusia ataupun juga karena kesalahan dari pengelola pemeliharaan hutan. Berbagai cara pencegahan dan juga penanggulangan yang telah dilakukan agar dapat berakibat baik pada kerusakan hutan hujan tropis bisa diminimalisir dan hutan tidak akan hilang atau bertambah rusak. Misalnya dengan cara mencegah kegiatan penambangan hutan secara ilegal atau reboisasi hutan solusi masyarakat agar tidak membuka lahan sembarangan dan juga sebagainya.

Manfaat Hutan Hujan Tropis

  • Hutan hujan tropis sangat mempunyai manfaat berbagai ekosistem global. Manfaat tersebut antara lain seperti:
  • Hutan hujan tropis merupakan habitat yang sangat baik bagi kehidupan berbagai jenis Flora dan juga fauna asli asal Indonesia yang terancam Punah
  • Hutan hujan tropis mempengaruhi kondisi cuaca lokal karena curah hujan dapat membuat dan juga mengatur suhu.
  • Hutan hujan tropis juga dapat membantu untuk menjaga peredaran air
  • Hutan hujan tropis merupakan sumber kehidupan untuk suku asli yang ada di dalam nya terdapat juga berbagai makanan dan juga sumber obat

Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Sekarang ini sudah banyak sekali kerusakan kerusakan yang terjadi pada wilayah ekosistem hutan hujan tropis. Dan penyebab utama dari kerusakan hutan hujan tropis tersebut adalah ulah manusia yang banyak menebang hutan secara membabi buta atau membantingkan kebutuhan manusia itu sendiri hal tersebut dapat berakibat rusaknya ekosistem hutan yang ada. Dan selain merusak ekosistem yang ada pada Bagian ini juga dapat mengakibatkan hilangnya habitat Flora dan juga fauna yang ada di tempat di mana mereka tumbuh dan juga berkembang. Selain banjir jika terjadi hujan jika musim kemarau pun akan menyebabkan kekeringan yang luar biasa parah karena uap air yang masuk ke atmosfer nantinya akan semakin berkurang dan juga hujan yang turun akan semakin berkurang.

Cara Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Secara garis besar sebuah ekosistem sendiri merupakan sebuah rumah atau juga sebuah tempat tinggal bagi sejumlah makhluk hidup yang ada didalamnya akan ada beberapa komponen yang ada di dalam sebuah ekosistem tersebut, yang dimana sesama komponennya pastinya akan saling berinteraksi dan juga terhubung satu dengan lainnya. meskipun juga pada saat ini  banyak sekali ekosistem buatan, namun juga Saat ini kita hampir memasuki sebuah era dimana ada beberapa ekosistem yang berada di bumi ini yang sekarang bahkan hampir punah atau juga sedang darurat. tanpa kita sadari pulau, banyak sekali hal yang bahaya tidak dapat melestarikan lingkungan sekitar. Kita sekarang juga sedang dihebohkan dengan banyaknya binatang buas yang keluar dari habitatnya yang menyerang warga.

Menjaga Sebuah Keseimbangan Ekosistem

Hal ini juga jelas merupakan sebuah pertanda dari sebuah ekosistem yang sekarang sudah terganggu. Pertanda bahwa banyak sekali ekosistem mereka yang telah dirusak oleh para orang-orang yang  bahkan tidak bertanggung jawab dan juga merupakan orang-orang yang cenderung memikirkan juga kepentingan sendiri dan juga tentunya saja berfikir selayak sebuah kapitalis. Karna ekosistem itu merupakan salah satu yang tinggal dan tempat untuk proses rantai makan secara otomatis haruslah kita menjaga dan juga merawat keseimbangan ekosistem agar nantinya kita tidak akan merugi dimasa yang akan datang dan juga masih dapat melihat tumbuhan langka pada generasi yang akan datang. 

Dimana generasi dimasa yang akan mendatang tentunya akan menuntut kita atas sebuah perilaku kita terhadap sebuah lingkungan saat. Agar bumi dengan sebuah lingkungan dan didalamnya dapat menjadi lebih nyaman untuk dapat dihuni oleh setiap makhluk hidup yang mendiaminya.Maka sangat penting untuk menjaganya, kita memerlukan cara yang digunakan untuk dapat menjaga sebuah keseimbangan dari ekosistem yang ada. Dalam hal ini usaha manusialah hal yang paling berpengaruh untuk dapat menjaga sebuah keseimbangan yang ada saat ini. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk membantu menjaga sebuah ekosistem sebagai berikut :

Menjadi konsumen yang bijak

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk melestarikan sebuah pelestarian dari sebuah ekosistem laut dan juga darat yang dapat dilakukan dengan bijak adalah menjadi seorang konsumen yang bijak. Maksud dari dengan menjadi sebuah konsumen yang bijak adalah ada banyak hal yang dilakukan. Namun untuk yang lebih spesifik disini yaitu dengan mengurangi konsumsi minyak kelapa sawit atau juga bahan sejenisnya karena hal tersebut sangat berpengaruh pada ekosistem hutan. Sekarang ini sebenarnya sudah banyak sekali produk yang dapat digunakan sebagai pengganti alternatif dari produk-produk kelapa sawit. Misalnya saja lah yang sekarang ini cukup banyak digunakan adalah perihal menggunakan minyak jagung untuk pengganti memasak. Jagun di rasa menjadi salah satu yang efisien dan juga lebih efektif untuk dapat membuat dan juga untuk memasak. Dan juga tentunya yang paling penting adalah hal tersebut nantinya tidak akan merusak ekosistem hutan. 

Melakukan tebang pilih

Penggundulan hutan sekarang ini menjadi suatu hal yang semakin hari makin terasa saja dampaknya bagi kehidupan manusia dan juga ekosistem. Kita sendiri juga bisa dengan mudah sekarang melihat banyak sekali hutan yang di tebangi dengan cara yang ekstrim dan juga lebih parah lagi, seperti halnya melakukan sebuah pembakaran hutan untuk pembukaan sebuah wilayah, dan biasanya juga memang dilakukan untuk pabrik dan juga sejenisnya.

tanpa disadari memang pohon sendiri menjadi salah satu kebutuhan makhluk hidup, terutama untuk binatang. Hal ini nantinya tentulah akan merusak sebuah habitat dan juga ekosistem yang dimana jelas ini nantinya akan sangat terganggu. Untuk dapat menyiasati diperlukan adanya sebuah tebang pilih dalam upaya menebang pohon yang biasanya dilakukan untuk kebutuhan sebuah industri yang ada. Misalnya ada dengan menabang dan juga memilih pohon yang sudah tua dan juga sudah akan roboh. Bukaan malah menebang asal sebuah pohon dan menebang pohon yang dimana masih muda.

Kurangi bahan bakar fosil

Saat ini masih banyak bahan bakar yang dimana asalnya masih bersumber dari fosil hewan ataupun juga tumbuhan. Contoh kecilnya seperti batu bara dan juga minyak tanah. Hal ini jelas hal yang tidak bagus dilakukan untuk sebuah ekosistem yang ada yang dimana untuk jumlahnya juga terbatas. Hal ini tentunya bisa kita siasati dengan cara menggunakan sumber energi alternatif yang dapat kita pakai. Seperti hal nya saja menggunakan sinar matahari atau juga kita bisa memanfaatkan angin yang dapat kita gunakan untuk mengganti penggunaan batu bara. Hal yang lainnya yang juga dapat kita lakukan dan juga masih terkait hal ini yaitu adalah dengan cara untuk membatasi sebuah penggunaan kendaraan bermotor dan bisa menggantinya  dengan berjalan kaki atau juga naik sepeda ke tempat yang cukup dekat.

Berhenti membuang sampah sembarangan

Tanpa disadari, masih banyak juga diantara saat kita membuang sampah dengan cara sembarangan. Namun, perlu kita ingat juga bahwa membuang sampah secara sembarangan termasuk  salah satu perbuatan yang sangat keji dan juga bahkan hal tersebut tidak mencerminkan sifat selayak seorang manusia yang merupakan makhluk yang paling bermartabat. sampah yang merupakan paling berbahaya salah satunya yaitu sampah logam. Bahaya logam sendiri sangat buruk untuk kebutuhan dan juga untuk makhluk hidup, terutama untuk binatang.

Perihal untuk buang sampah secara sembarangan ini nantinya bisa menimbulkan banyak sekali dampak negatif. Salah satu diantaranya pastilah hal tersebut dapat merusak ekosistem yang ada di laut. Ekosistem yang ada di laut adalah ekosistem yang penting. Karna ekosistem laut sendiri masing sangat amat dibutuhkan oleh manusia. Jadi alangkah lebih baiknya jika kita saling menghargai dan juga tidak membuang sampah secara sembarang.

Menjaga kelestariannya bersama organisasi

Sekarang ini tentunya juga sudah banyak sekali organisasi non pemerintah yang dapat dijadikan sebuah patokan untuk dapat menjaga dna juga melestarikan sebuah ekosistem. Baik sebuah ekosistem yang ada di lautan dan juga yang ada di daratan. Organisasi yang sudah terkenal dan besar sendiri contohnya adalah WWF dan Greenpeace, yang dimana mereka  berkontribusi untuk lingkungannya sudah tidak diragukan lagi. Selain juga dua organisasi diatas, juga sekarang ini masih banyak sekali organisasi yang baru tumbuh dan peduli tentang isu lingkungan yang sedang terjadi seperti ivory wars. Organisasi ini juga sebuah organisasi yang berkegiatan untuk dapat menayangkan tayangan yang dimana mengenai orang-orang yang menjaga dan serta juga menangkap para pemburu seperti pemburu gajah yang ada di afrika dan lainnya, 

Memberikan sanksi tegas terhadap oknum-oknum terkait

Dalam sebuah upaya untuk dapat melestarikan lingkungan dan juga menjaga sebuah ekosistem tentunya juga ketika banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang berkeinginan untuk dapat memperkaya diri sendiri dan juga bersifat kapitalis. Entah hal tersebut dilakukan di ekosistem laut maupun darat oknum-oknum tersebut harus bertanggung jawab, oleh karena itu memberikan sebuah sanksi yang tegas terhadap mereka adalah hal yang dapat dilakukan, agar masalah serupa tentunya tidak akan terulang kembali.