Hal Menakjubkan di Balik Hutan Amazon

Membentang di sebagian besar dari hutan Amerika Selatan, hutan hujan termegah yang ada di dunia dan merupakan hutan yang memiliki keanekaragaman hayati, Amazon, penuh dengan berbagai macam kejutan. Meski hutan tersebut dianggap cukup misterius, Hutan Amazon adalah sebuah hutan yang tetap menjadi salah satu ekosistem yang paling banyak diteliti dan dipelajari oleh para ilmuwan dari seluruh penjuru negeri.

Hal Menakjubkan di Balik Hutan Amazon

Namun, keberadaan dari hutan lebat ini sekarang cukup terancam. Data resmi yang telah dirilis oleh pemerintah Brasil menunjukkan jika hampir 73.000 dari kebakaran hutan tercatat di Negeri Samba dalam delapan bulan pertamanya tahun 2019 jumlah tertinggi untuk setiap tahunnya sejak 2013. Sebagian besar berada di hutan Amazon.

Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan apa yang terjadi yaitu pada tahun 2018, dengan kebakaran 39.759 kasus, data tersebut menurut National Institute for Space Research (INPE). Padahal, hutan Amazon adalah hutan yang memainkan peran cukup penting dalam menjaga keseimbangan alam dan juga udara di Bumi. Berikut ini beberapa hal menakjubkan tentang hutan Amazon.

Keragaman Hayati

Perkiraan ilmiah menunjukkan jika setidaknya terdapat 40.000 spesies tanaman, 3.000 jenis ikan, 1.300 dari spesies burung, 430 mamalia, dan juga 2,5 juta jenis serangga yang hidup di dalam Hutan Hujan Amazon.

Banyak Manusia yang Tinggal di Sana

Penemuan menyebutkan, ternyata ada cukup banyak manusia atau suku yang tinggal di sana. Pemberitaan di media mungkin hanya menampilkan gambar-gambar satwa liar yang sangat eksotis dan mungkin juga menakutkan, padahal populasi dari manusia sebenarnya lumayan signifikan di tempat ini.

Sekitar 21 juta orang menyebutkan jika hutan Amazon sebagai sebuah rumah untuk mereka, termasuk juga sekitar 50 suku terpencil yang belum melakukan kontak dengan peradaban modern.

Bukan Paru-Paru Bumi?

Anggapan yang selama ini ternyata cukup salah kaprah datang dari beberapa fakta, bahwa hutan hujan Amazon ini mengeluarkan sekitar 20% oksigen dunia setiap hari, jauh lebih banyak daripada yang dikeluarkan oleh ekosistem hutan lainnya. Meskipun hal tersebut mungkin benar, tetapi tanaman yang mati dan juga membusuk mengeluarkan kira-kira jumlah CO2 yang setara dengan jumlah O2.

Itu artinya, hutan hujan ini kurang lebih berada dalam kadar keseimbangan. Sebagian besar oksigen yang kita hirup sebenarnya berasal dari mikroorganisme yang berasal di seluruh lautan dunia.

Hutan yang Menggundul

Adanya sebuah penurunan udara di kawasan Hutan Amazon terdeforestasi, adanya penurunan tersebut terjadi secara kualitas dan kuantitas di wilayah Sungai Madre de Dios, Peru, Pemerintah Peru yang meluncurkan Operasi Merkuri untuk dapat mengusir penambang ilegal yang diketahui merusak Hutan Amazon.

Hutan hujan ini diketahui telah menggundul dengan cepat. Seluas 1,5 hektar pohon-pohon di sana lenyap setiap detiknya. Dengan jumlah tersebut, berarti rata-rata 137 spesies telah punah setiap hari. Deforestasi di Amazon ini berhasil menyumbang sebanyak 30% dari emisi karbon global, dan jika semua ini terus berlanjut seperti itu, tidak akan ada yang tersisa dalam 40 tahun mendatang.

Sebagian besar kerusakan tersebut ditujukan untuk memberi ruang bagi beberapa pembangunan padang rumput, dan pemeliharaan ternak. Itulah mengapa, aktivis lingkungan menekankan agar kita dapat mengurangi konsumsi daging merah.

Sangat Gelap di Dalam Hutan

Di seluruh bagian besar dari hutan Amazon, lingkungan di sekitar hutan tersebut hampir sepenuhnya gelap gulita karena hanya terdapat 1% sinar matahari yang bisa menembus daun-daun dan pepohonan yang lebat. Bahkan ketika hujan mulai turun, dibutuhkan sekitar 10 menit agar air dapat meresap ke semak-semak di tanah.

Ada Sungai Terpanjang di Dunia?

Sebagian besar masyarakat global mengetahui bahwa Sungai Nil adalah sungai terpanjang yang di dunia. Namun, menurut sekelompok ilmuwan yang melakukan beberapa studi kompleks menggunakan berbagai macam teknologi mutakhir, Sungai Amazon sebenarnya adalah sungai terpanjang yang ada di dunia.

Hulu sungai ini dimulai di kawasan Andes Peru dan meluas sejauh 4.225 mil (6.800 kilometer), sekitar 65 mil (105 km) lebih panjang dari Sungai Nil. Di satu sisi, Sungai Amazon juga merupakan sungai terbesar berdasarkan dengan volume. Amazon Ini memompa sekitar 55 juta galon air ke Atlantik per detik.

Sumber Makanan dan Bahan Pembuat Obat

Lebih dari 80% varietas makanan yang dunia ini berasal dari hutan hujan Amazon, termasuk juga dengan kopi. Selain itu, terdapat lebih dari 25% berbagai macam jenis obat-obatan modern yang mengandung bahan-bahan semuanya didapatkan dari Amazon. Namun hanya 1% dari spesies tanaman yang telah teruji memiliki sifat untuk mengobati.

Mencakup Sembilan Negara

Hutan Amazon sendiri luasnya sekitar 6,7 juta kilometer persegi atau setara dengan dua kali luas wilayah dari negara India. Amazon merupakan sebuah hutan tropis paling luas di dunia. Bahkan, saking luasnya hutan Amazon ini, wilayahnya yang mencakup hingga sembilan negara, di antaranya seperti negara Brasil, Colombia, Perú, Venezuela, Ecuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.

Banyak Tanaman dan Binatang unik

Dengan luasnya Hutan Amazon, menjadi salah satu tempat yang indah menjadi tempat tinggal untuk banyaknya spesies hewan maupun juga berbagai macam tumbuhan. Hutan tersebut memiliki 40.000 spesies tanaman, 16.000 jenis pohon, 5.600 jenis ikan, 1.300 spesies burung, lebih dari 430 hewan mamalia, sekitar 1.000 amfibi, dan juga lebih dari 400 reptil. Brazil merupakan sebuah negara dengan wilayah hutan Amazon terbesar.

Amazon di Brazil

Meskipun hutan Amazon ini membentang di beberapa negara, Brasil kebetulan memegang bagian terbesar dari wilayah hutan hujan tersebut. Sekitar 60% dari total hutan hujan Amazon tersebut berlokasi di Brasil. Sisanya, yaitu sekitar 40% berlokasi di negara-negara sekitarnya seperti Ekuador, Peru, Bolivia, dan beberapa negara Amerika Selatan lainnya.

Selain itu, persentase di sini juga didasarkan pada beberapa perkiraan yang terjadi pada tahun 2019, bukan hanya yang sebelumnya. Mengingat bahwa hutan hujan ini adalah sebuah hutan hujan yang berukuran lebih besar karena sedikit deforestasi. Persentase pastinya sangat bervariasi di masa lalu. Di masa depan, persentase bisa saja dapat berubah sesuai dengan laju deforestasi ataupun juga aforestasi.

Telah menjadi destinasi wisata

Meskipun hutan ini sangat terkenal dengan banyaknya bahaya dan menyeramkan, namun saat ini hal tersebut sudah tidak lagi. Hutan amazon dikenal sebagai salah satu dari tempat wisata yang sangat eksotis sehingga banyaknya para wisatawan yang berkunjung ke hutan yang satu ini. Bahkan saat Anda ingin berlibur ke hutan ini akan ada pemandu atau agen perjalan yang bisa menemani Anda berkeliling untuk dapat lebih mengenal hutan amazon.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang hutan hujan amazon. Hutan Amazon merupakan ekosistem hutan hujan terbesar di dunia. Memiliki berbagai macam spesies flora dan fauna. Hingga saat ini Hutan Amazon bahkan masih sering diteliti oleh parah ahli dunia. Masih banyak tanaman dan juga binatang yang belum di identifikasi di hutan ini. Semoga hutan tersebut terus dilestarikan untuk kelangsungan anak cucu kita nanti.

Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara

Mitos dari Hutan bunuh bunuh diri yang berada di kawasan Gunung Fuji. Hutan yang indah ini menjadi salah satu lokasi bunuh diri favorit di Jepang. Awal tahun ini ternyata diwarnai dengan adanya sebuah kasus yang menimpa Logan Paul. Merupakan seorang youtuber dengan pengikut 15 juta subscribe tersebut, dirinya mengunggah konten video yang dikecam oleh banyak orang.

Pasalnya adalah di dalam video tersebut, tanpa merasa bersalah Logan yang menampilkan orang yang tengah meninggal bunuh diri di hutan Aokigahara di Jepang. Kareena membuat geram dan membuat publik kecewa, Logan yang sampai harus melakukan permintaan maaf kepada para penonton melalui akun pribadinya.

Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara

Di samping itu, hutan Aokigahara ini memang terkenal sangat luas dan juga rimbun, dikenal sebagai tempat populer untuk bunuh diri. Hutan ini yang berada di bawah kaki Gunung Fuji digambarkan selain indah juga menyimpan sisi misterius di dalamnya. Hutan Aokigahara ini menyimpan keindahan di dalamnya berupa hutan yang sangat lebat, rimbun dan juga memiliki udara yang cukup sejuk.

Nah di tempat ini juga terdapat 2 (dua) gua misterius yang ternyata menjadi ciri khusus dari hutan ini. Karena keunikan tersebut jugalah banyak orang yang penasaran dengan hutan ini. Dalam artikel kali ini kami sudah merangkum berapa fakta unik tentang hutan Aokigahara.

Hutan yang sunyi

Hutan Aokigahara mempunyai banyak pepohonan yang rata-rata memiliki tinggi kurang lebih sepuluh kaki. Pepohonan tersebut juga mempunyai daun-daun yang sangat rimbun dan juga padat, sehingga seperti membentuk sebuah kanopi pada hutan tersebut. Oleh karena itu, cahaya matahari,tidak sepenuhnya dapat masuk dan menyinari area hutan. Alhasil hutan Aokigahara yang dapat selalu erat dengan nuansa yang kelam dan juga damai.

Kemudian di hutan Aokigahara ini, jarang sekali ditemukan hewan liar yang berkeliaran di dalam hutan. Mungkin di dalam hutan ini tidak banyak sumber makanan yang ada di sana, sehingga para hewan yang menjauhi hutan tersebut. Dibalik itu, hutan Aokigahara juga dianggap sebagai sebuah hutan yang sangat sunyi.

Bahkan bagi para pejalan kaki yang melewati hutan tersebut, munculnya suara burung merupakan pemandangan yang sangat jarang ditemui, sehingga dapat membuat mereka sangat terkejut ketika mendengarnya. Karena kesunyian dari hutan ini lah, yang kemudian juga dikabarkan suara-suara hantu yang merintih dan menangis nantinya akan bisa terdengar dari jarak yang cukup jauh.

Bisa membuatmu tersesat

Dari jauh anda yang nantinya akan dapat melihat pemandangan Gunung Fuji yang sangat menenangkan, bersama juga dengan hutan Aokigahara yang berada di bawah kakinya. Hanya saja pemandangan indah tersebut sebenarnya tidak seindah kenyataannya. Pepohonan yang rimbun dan serangan dapat dengan mudah membuat siapa saja yang masuk dapat tersesat.

Itu sebabnya, para pejalan kaki yang melewati Aokigahara yang biasanya akan mengikuti jalan setapak dan juga mereka akan membawa pita berwarna untuk menandai jalan yang sudah mereka lalui. Jika sampai tersesat, GPS dan ponsel di dalam hutan sana tak akan berguna untuk digunakan di dalam hutan tersebut.

Tempat populer untuk melakukan bunuh diri

Aokigahara yang juga sangat sunyi merupakan sebuah tempat yang sunyi serta damai. Mungkin banyak orang yang juga berpikir bahwa hutan ini merupakan sebuah tempat yang tepat untuk peristirahatan terakhir mereka. Sehingga membuat sebagian orang pergi ke hutan Aokigahara hanya untuk bunuh diri, dengan tenang tanpa adanya sebuah gangguan. Oleh karenanya, hutan ini juga telah dianggap sebagai situs bunuh diri terpopuler selain Golden Gate Bridge.

Pemerintah Jepang yang juga sampai harus menyembunyikan angka kematian bunuh diri di dalam hutan Aokigahara, agar menghentikan tempat tersebut menjadi tambah populer. Tak heran jika disana nantinya anda juga akan menemukan sebuah papan peringatan untuk tidak bunuh diri. Biasanya papan tersebut berupa tulisan dengan pesan menggugah seperti halnya, hidup merupakan anugerah berharga bagi orang tuamu atau pikirkan tentang keluargamu.

Roh Yurei

Menurut cerita rakyat Jepang sendiri, roh gentayangan yang juga dikenal dengan nama Yurei, sering dianggap menghantui hutan Aokigahara sejak waktu yang lama. Biasanya ia yang digambarkan dalam sosok wanita yang pucat dengan menggunakan baju putih panjang dan juga rambut hitam. Berdasarkan juga dengan tradisi dan kepercayaan dari masyarakat Jepang, jika mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri maka nantinya roh mereka yang tidak dapat bergabung dengan para leluhur di dunia lain.

Dan karena itulah Yurei bisa gentayangan. Untuk menghindari hal tersebut, biasanya orang-orang yang telah meninggal karena bunuh diri, mayatnya nanti akan ditemani oleh seseorang. Petugas hutan dari Aokigahara biasanya juga akan melakukan sebuah ritual agar arwah orang yang bunuh diri tidak sendirian dan tidak menjadi marah.

Populer sebagai situs bunuh diri sejak lama

Memang sudah lebih dari beberapa dekade diketahui jika hutan Aokigahara, menjadi hutan yang sangat terkenal sebagai situs bunuh diri. Mungkin banyak orang dari kita yang hanya mengetahuinya baru-baru ini saja. Namun, faktanya hutan tersebut populer untuk dijadikan tempat bunuh diri sejak tahun 1950.

Beberapa literatur yang juga dianggap sempat mendongkrak kepopuleran hutan Aokigahara sebagai sebuah tempat bunuh diri. Pada 1960, penulis Seicho Matsumoto yang menulis novel yang disebut dengan nama Kuroi Kaiju. Kisah yang ditulis berakhir tragis yakini dua pasangan yang saling mencintai bunuh diri bersama di hutan tersebut.
Sejak novel itu melejit, kasus bunuh diri di hutan Aokigahara yang juga dikabarkan juga mengalami peningkatan.

Tak hanya novel Matsumoto, Wataru Tsurumui yang juga sempat menciptakan buku kontroversial tentang bunuh diri yaitu pada tahun 1993. Dimana dalam bukunya juga menyebutkan hutan Aokigahara merupakan tempat yang paling tepat untuk dapat mengakhiri hidup. Tak kaget jika buku Tsurumui yang kemudian kerap ditemukan di dekat dengan jasad orang yang sudah bunuh diri di hutan itu.

Cerita kuno orang tua ditinggalkan

Kehidupan yang sulit serta juga kemiskinan, pada saat itu membuat para anak tega membuang orang tua mereka di hutan. Hal ini dilakukan karena zaman dahulu, orang-orang miskin tak memiliki cukup makanan yang bisa diberikan kepada seluruh anggota keluarga mereka. Sehingga, anggota keluarga yang paling tua seperti ibu perlu disingkirkan demi bertahan hidup.

Aokigahara juga menjadi salah satu hutan yang juga dahulu dipakai untuk membuang orang tua mereka. Biasanya para orang tua yang akan ditinggalkan, nantinya akan perlahan meninggal karena kelaparan dan dikabarkan akan menghantui hutan tempat mereka meninggal. Di Jepang, kebiasaan kebiasaan kuno ini disebut dengan nama ubasute. Sebenarnya tak hanya di Jepang saja yang melakukan sebuah tindakan keji tersebut, di sejumlah negara yang ada di kawasan Asia lain seperti halnya Korea juga pernah melakukan hal tersebut dalam masyarakatnya.

Demikian lah tentang hutan Aokigahara, selain kisah misteri yang menyelimuti hutan tersebut. Ternyata hutan Aokigahara adalah sebuah hutan yang indah dengan banyaknya pepohonan dan juga ekosistem hutan yang besar. Hutan tersebut juga menyumbang oksigen untuk bumi. Semoga dengan adanya informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dalam menambah pemahaman dengan hutan-hutan yang ada di dunia. Terimakasih.

5 Negara Yang Terancam Mengalami Kepunahan Lahan Hutan

Paru-paru Dunia itu sendiri merupakan salah satu pelestarian dari sebuah negara yang melindungi ekosistem perhutanan yang dimiliki oleh negara itu sendiri. Hutan pada dasarnya merupakan salah satu wilayah atau kawasan yang dimana sudah ditumbuhi oleh lebatnya pepohonan dan juga tumbuhan yang lainnya. hutan ini sendiri sebagai salah satu suplai utama dalam penyediaan oksigen dan juga menjadi paru-paru bagi dunia makhluk hidup. Hutan juga dinilai sebagai salah satu dari sumber kenaekaragaman hayati dan juga sumber daya alam yang bisa dinikmati hasilnya oleh manusia sejak zaman dahulu.

Nah, selain dari Matahari, hutan juga menjadi salah satu komponen Biosfer yang paling penting sebagai salah satu sumber Energi bagi dunia. Karena itulah, Hutan harus terus di jaga. Sebenarnya bukan kita yang menjaga hutan ini, melainkan hutanlah yang telah menjaga kita sejak dulu. Dimana , Hutan telah mencegah pemanasan global. Lalu memastikan persediaan air yang sangat bersih bagi semua makhluk hidup, dan juga sebagai rumah untuk bermacam-macam tumbuhan serta satwa lainnya.

Bisa dilihat bukan, begitu besarnya jasa hutan kepada umat manusia. Bisa dibayangkan, jika satu pohon saja bisa untuk mengikat emisi karbon jahat yang dihasilkan oleh satu kendaraan bermotor selama satu tahun lamanya. Selain daripada itu, pohon juga penyumbang besar ketentraman oksigen yang di butuhkan makhluk hidup ya guys. Dari sini bisa dilihat, walau begitu ada beberapa negara nih yang memiliki lahan perhutanan yang luas namun akan terancam mengalami kerusakan yang parah.

Negara Yang Terancam Rusak Lahan Perhutanannya

# Negara Brazil

Terkenal dengan negara yang berhasil untuk memperoleh biji kopi terbesar di dunia, serta sebagai salah satu penghasil karet terbanyak di negara tersebut menjadikan negara ini semakin terkenal di dunia dan menjadi negara yang masuk kedalam kategori negara bagi Paru-Paru dunia. Bisa dikatakan dengan data presentase senilai 55,37% luas dari negara Brazil ini sendiri terisi oleh Hutan semua. Salah satunya yang paling terkenal di seluruh Dunia yakni hutan Amazon. Hutan inilah yang menjadikan negara Brazil menjadi negara dengan sebutan Paru-Paru Dunia atau paru-parunya bagi bumi.

Namun, hutan yang disebut sebagai paru-paru dunia ini, terancam dengan keberadaan Deforesasi akibat dari pembabatan hutan untuk lahan peternakan sapi serta pertanian. Jika nantinya hal ini tidak langsung di tindak lanjuti dengan secara tepat. Maka, bisa memberikan kerugian yang sangat besar. Selain mengancam bagi rumah para stwa, juga bisa mengancam semua makhluk hidup yang tinggal di dalam hutan Amazon ini.. sekitar 20% sudah Hutan Amazon sebagai salah satu penyumbang 20% oksigen bagi bumi serta Drainase terbesar yang ada di dunia.

# Negara Amerika

Lanjut lagi negara Amerika. Jika sebelumnya ada Hutan Amazon, maka di Amerika terkenal dengan hutan Atlantik, Gran Chaco serta Cerrado di wilayah Amerika Selatan. Yang didukung juga dengan adanya Hutan Choco Darien di wilayah Amerika Tengah. nah, wilayah inilah berurutan menempati urutan yang tinggi bagi hutan yang nantinya akan terancam WWF. Deforesasi seperti Hutan Amazon tadi. Kalau di Amerika sendiri terjadi akibata danya konversi lahan yang menjadi lahan pertanian, peternakan dan selanjutnya padang rumput serta pertambangan.

Negara Amerika ini ternyata telah menempati negara dengan peringkat pertama dalam pencemaran emoso Co2 serta no 2 untuk perusakan bagi habitat alam yang ada. Hal ini bukan lain karena tidak ada sebab, justru tersebabkan dari adanya penggunaan Nitrogen, Fosfor serta terdapat Potassium terbesar yang akan menyebabkan pencemaran dan juga perusakan habitat alamnya. Masalah prilaku buruk, jelas negara ini melampaui negara-negara lainnya.

# Negara Indonesia

Indonesia sendiri bisa termasuk kedalam kategori Negara dengan lahan hutan yang luas namun . daerah di Indonesia yang megalami ancaman tersebut ialah wilayah Kalimantan ( Sumatera ) serta Papua ( wilayah Timur sana ).

Bisa langsung kita ambil contoh di Kalimantan pada Hutan Boreneo, sudah menempati urutan ke 3 hutan yang terancam adanya WWF. Deforesai yang lanjut lagi disusul oleh wilayah Papua serta wilayah Sumatera yang masing-masing di wilayah tersebut masuk kedalam peringkat ke 10 lalu disusul dengan peringkat selanjutnya yakni peringkat ke 11. Track Record dari orang Indonesia sendiri ialah sduah mencapai pada masa deforesasi yang Ilegal dan sudah tidak menjadi salah satu hal yang tidaklah rahasia lagi. Malah sudah masuk kedalam konsumsi dari masyarakat itu sendiri.

Hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah fakta di tahun 1950 an sampai saat ini indonesia sudah kehilangan 50% hutan yang dimiliki oleh negara kita. tercatat sudah menurut dari Global forest Watch, Indonesia sudah menempati peringkat ke 2 mengenai hilangnya hutan alam dan juga peringkat ke 3 dalam hilangnya emisi Co2.

Hal ini disebabkan dengan jelas adanya akibat dari penebangan liar yang sudah mulai banyak dirasakan saat ini. rusaknya hutan – hutan di daerah tersebut menambah angka parah pada ekosistem hutan yang dimiliki oleh negara Indonesia. Apalagi semenjak adanya kebakaran hutan di Kalimantan yang menimbulkan banyak sekali kabut asap yang sangat amat banyak. Bahkan, dampak dari itu semua berpengaruh kepada warga masyarakatnya yang menderita penyakit ISPA. Dari sini kita bisa ketahui, Oksigen itu memiliki nilai jual yang sangatlah mahal dan juga sangatlah langka. Pada saat terjadinya masalah itu, daerah Palangkaraya, apoteknya sudah muali kehabisan stok oksigen.

# Negara Afrika

Afrika ikut adil mengambil bagian menjadi negara yang memiliki ekosistem hutan yang sangat kacau. Hutan Hujan Tropis yang dimiliki oleh Afrika yang sangat amat luas di dunia ini sudah melewati Hutan Congo Basin, yang menempati urutan ke 6 dalam kerusakan hutan yang terjadi. Sama seperti Indonesia, dimana hal ini disebabkan langsung dengan adanya penebangan liar yang ditujukkan langsung dlam tujuan komersial sehingga mengalami yang namanya tingkatan deforesasi yang tinggi. Selain itu juga, hutan dekat dengan pesisir Tranzania sudah mengalami hal yang sama dan tingkat dari kerusakan hutannya juga sudah masuk kedalam urutan no 7 di dunia.

Sayang sekali si jika itu benar terjadi, pasalnya kita tahu. Hutan Hujan Tropis ini sangat amat membantu dalam penyerapan air hujan yang jatuh. Selain daripada itu, keragaman hayati Hutan Hujan Tropis ini sangatlah amat kaya. Sudah dibuktikan dengan ditemukannya tumbuhan oabt-obatan di hutan tipe seperti ini. NCI sendiri sudah mengatakan juga 70% sudah, bahan untuk obat kanker itu di temukan di hutan Hujan Tropis ini.

# Negara Australia

Terakhir wilayah Australia. Dengan wilayah 21,23% luas dari hutannya sudah mendapati kerusakan yang umum. WWF. Deforesasi ini sudah dikatakan terjadi akibat adanya konversi lahan yang menjadi padang rumput, tempat tinggal juga dan juga sebagai lahan peternakan. Yang menyebabkan Australia harus rela kehilangan sebagian lahan hutan yang dimilikinya tersebut.