Informasi Mengenai Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis ini memiliki sisi bagian dari keanekaragaman ekosistem yang ada di dunia. Di Sisi lainnya hutan hujan itu merupakan sebuah rumah bagi spesies flora dan juga fauna yang paling terkaya di dunia. Untuk itu keanekaragaman hayati dapat dimaknai dengan banyak dan juga sangat luas, bukan hanya sekedar spesies tetapi mencakup juga dengan genetik dan ekosistemnya.

Bahkan untuk keanekaragaman budaya dan juga manusia akan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam keanekaragaman hayati.

Apa itu Hujan Tropis dan Bagaimana Penyebarannya?

Hutan hujan adalah ekosistem yang ada pada hutan yang akan ditandai adanya curah hujan yang sangat tinggi setidaknya akan ada 200 cm/tahunnya, dan memiliki kanopi yang sangat lebat juga memiliki keanekaragaman pada spesies yang tinggi juga. Biasanya itu hutan hujan itu berada di garis khatulistiwa antara nya itu adalah Tropic of Cancer dan Tropic of Capricorn, garis lintang ini memiliki suhu yang lebih hangat dan akan dikenai sinar matahari sepanjang tahunnya yang sangat relatif konstan.

Ada sebagian besar dari hutan hujan tropis yang ada di dunia terjadi di cekungan Lembah yang ada di Amazon, Amerika Selatan,  cekungan Lembah Kongo dan Asia Tenggara. Selain itu juga hutan hujan ada di beberapa pulau Karibia, di Amerika Tengah juga ada, di India juga ada, di pulau-pulau yang tersebar di Pasifik Selatan juga memiliki situs mpo slot, di Madagaskar, di Afrika Barat dan Timur di luar Cekungan Kongo ada hutan hujan, di Amerika Tengah dan Meksiko, dan di beberapa bagian Amerika Selatan di luar Amazon juga memiliki hutan hujan tropis.

Berdasarkan dari negara, ada beberapa negara yang terluas yang memiliki hutan hujan tropis yang berturut-turut adalah: Brasil, Republik Demokratik Kongo, Indonesia, Peru dan Kolombia. Hal inilah yang mengakibatkan curah hujan yang begitu tinggi.

Distribusi global pada hutan hujan tropis dapat dibagi menjadi beberapa bidang di biogeografis yang ada di wilayah benua yang berhutan yaitu Afrotropic, Australiasian, Indomalaya atau Asia dan juga ada Neotropis. Ada lebih dari setengah hutan hujan yang ada di dunia dan letaknya itu di wilayah Neotropis kira kira jika dibagi itu sekitar seperempat nya dari Afrika dan ada seperlimanya dari Asia.

Mengapa hal ini Sangat Penting untuk Dunia?

Pada hutan hujan akan memberikan sebuah layanan ekologis, termasuk juga akan menyimpan ratusan miliar ton karbon yang akan dihasilkan, dan juga melindungi dari terjadinya banjir bandang dan juga melindungi dari kekeringan, hal ini juga yang dapat menstabilkan tanah yang kalian pijak dan sangat mempengaruhi pola curah hujan dan akan menyediakan rumah untuk para satwa liar dan penduduk aslinya. Hutan hujan juga menjadi sumber dari banyaknya sebuah produk yang sangat bermanfaat bagi warga yang bergantung padanya.

Ada Beberapa Fakta Hutan Hujan Tropis

  • Akan ada keanekaragaman hayati : memiliki tingkat keanekaragaman hayati di hutan hujan tropis ini sangat tinggi. Para ilmuan yang ada mengatakan bahwa sekitar ada setengah dari spesies darat yang ada di bumi hidup di hutan hujan.
  • Memiliki layanan ekosistem : hutan tropis ini akan memproduksi oksigen kurang lebih sekitar 25% sampai 30% dari sebuah perputaran oksigen yang ada di dunia dan akan menyimpan karbon kurang lebih sekitar 229-247 miliar ton karbon melalui sebuah fotosintesis. Dalam hal ini lah yang akan mempengaruhi pola curah hujan dan juga mempengaruhi cuaca.
  • Iklim dan pola cuaca global: Hutan hujan ini juga memiliki sebuah peran dalam pola cuaca global. Sebagai contohnya itu, para peneliti telah menunjukkan bahwa hutan yang ada di Amerika Selatan telah mempengaruhi curah hujan di Amerika Serikat, sementara hutan yang ada di Asia Tenggara memengaruhi pola hujan yang ada di Eropa tenggara dan Cina.
  • Menjaga siklus air: peran selanjutnya pada hutan hujan adalah menambahkan proses air ke atmosfer lewat proses transpirasi (pelepasan air dari daun selama fotosintesis) yang akan menjaga kelembaban dunia. Di Amazon ini , 50% sampai 80% kelembaban terjadi karena siklus air ekosistem. Ketika hutan ditebang, akan sedikit kelembaban yang masuk ke atmosfer dan curah hujan akan menurun, kadang-kadang menyebabkan kekeringan.
  • Melindungi dari banjir, kekeringan, dan erosi: Hutan hujan juga sangat penting dalam mengurangi erosi tanah dengan menjangkarkan tanah dengan akarnya. Ketika pohon mulai ditebang habis atau setengahnya saja tidak ada lagi yang bisa melindungi tanah, dan tanah akan dengan cepat tersapu oleh hujan. Di lereng bukit yang curam jika tidak ada pohon maka akan dapat memicu tanah longsor.

Bagaimana Struktur Pada Pepohonan?

Hutan hujan memiliki ciri sendiri dan memiliki struktur vegetatif yang unik dan terdiri dari beberapa lapisan yang memiliki bentuk vertikal pohon yang termasuk dengan kanopi, lapisan bawah, lapisan samak dan juga memiliki permukaan tanah.

Kanopi adalah sebuah lapisan caban dan juga daun yang akan dibentuk oleh pohon yang ada di hutan hujan yang memiliki jarak sekitar 30-40 meter dari lantai hutan. Di bawah langit-langit  kanopi akan ada beberapa tingkatan daun dan juga cabang yang sudah dikenal secara kolektif sebagai tumbuhan yang berada di bawah.

Bagian yang terendah yaitu tumbuhan yang berada di bawah, yang memiliki tinggi 1,5 sampai 6 meter di atas lantai, yang sudah dikenal sebagai lapisan semak, ada juga tanaman semak, perdu dan juga memiliki pohon muda.

Mengapa Hutan Hujan Kaya dengan Keragaman Hayati?

Hutan hujan tropis akan mendukung keragaman yang terbesar organisme hidup yang ada di bumi. Meskipun mereka itu akan menutupi kurang dari dari 2% permukaan yang ada di bumi, namun ia dapat menampung lebih dari 50% vegetasi dan juga satwa yang ada di bumi ini.

Ada beberapa alasan kenapa hutan hujan tropis itu mendukung kehidupan yang sangat beragam yang ada di bumi ini. Berikut ini beberapa faktor yang penting lainnya.

  • Kanopi: struktur pada kanopi hutan hujan memberikan banyak sekali tempat bagi vegetasi untuk tumbuh dan hewan untuk hidup didalamnya. Kanopi akan menawarkan sumber makanan, tempat tinggal, dan juga tempat persembunyian, hal ini akan menyediakan interaksi antara spesies yang berbeda beda lainnya. Misalnya itu, ada tanaman yang tumbuh di kanopi yang disebut bromeliad yang menyimpan air di daunnya. Hewan Katak dan satwa lain akan menggunakan kantong air ini untuk berburu dan bertelur.
  • Persaingan yang akan mendorong kelimpahan spesies: sementara itu akan ada banyak energi dalam sistem hutan hujan tropis, kehidupan yang ada disini itu  tidaklah mudah bagi sebagian besar spesies yang menghuni bioma. Faktanya itu, hutan hujan adalah tempat yang sangat kompetitif bagi para penghuni yang berada di sana, dengan spesies mengembangkan strategi dan inovasi yang luar biasa untuk bertahan hidup, akan mendorong spesialisasi.

Sebuah Ancaman Kerusakan Ekosistem Pada Laut Besar yang ada di Indonesia

Masyarakat yang ada di pesisir di Indonesia sebagian besar ini masih sangat bergantung pada sumber daya alam yang ada di laut yang dapat menghasilkan berbagai macam produk kelautan dan juga perikanan. Sudah terbukti ada banyaknya profesi yang mengandalkan sumber daya laut untuk sebagai objek yang utama untuk mendapatkan sebuah penghasilan dari makanan laut. Pada kondisi tersebut, terjadi di hampir semua provinsi yang ada di Indonesia.

Akan tetapi, jika menurut Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar, akan ada di setiap tahunnya laut yang ada di Indonesia selalu saja diganggu oleh para pencuri ikan yang berasal dari luar negeri karena lautan di Indonesia itu sangat luas sehingga hal ini lah yang memicu pencurian sumber daya alam yang ada di laut. Aksi yang dilakukan ini adalah sebuah tindakan yang ilegal, tidak juga dilaporkan, dan tidak diatur lagi (illegal, unreported, unregulated fisheries/IUUF) itu, hal itu lah yang membuat Indonesia harus menelan sebuah kerugian yang sangat besar setiap tahunnya. Kerugian yang didapat itu hingga mencapai USD 20 miliar.

“Itu merupakan sebuah aktivitas yang akan menjadi ancaman yang sangat serius bagi sumber daya perikanan nasional, karena hal itu lah yang menjadi sebuah aktivitas penangkapan ikan lintas negara,”.

Aktivitas IUUF ini bisa mengakibatkan degradasi dan akan terjadi hilangnya ekosistem yang ada di pesisir dan di laut yang ada di seluruh kawasan Indonesia, yang akan hilang itu berupa hutan bakau, rumput laut, dan terumbu karang yang kian hancur dalam hal ini terumbu karang masuk dalam kelompok ekosistem laut besar Indonesia (Indonesian Seas Large Marine Ecosystem/ISLME).

Tanpa ada keterlibatan Negara dan juga masyarakat, Zulficar sudah meyakini kalau degradasi ini akan semakin terjadi pada masa mendatang. Padahal, jika kalian ketahui bahwa ekosistem pesisir dan laut adalah habitat yang paling penting bagi keanekaragaman hayati dan produktivitas perikanan.

Ekosistem Laut Besar

Demi menjaga keberlangsungan ekosistem dimasa mendatang yang ada  di pesisir dan laut, Indonesia sudah menerima pinangan dari Lembaga Pangan Dunia PBB (FAO) untuk melakukan sebuah peningkatan pada pengelolaan ekosistem laut besar di Indonesia (ISLME) yang berada pada Wilayah dari Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 712, 713, 714, dan juga 573. Pada kegiatan tersebut akan melibatkan 7 pemerintah yang ada di provinsi Banten, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, NTT dan yang ada di  Kalimantan Timur.

Ekosistem laut besar ini sudah didefinisikan sebagai daerah pesisir yang memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan laut terbuka yang ada di Indonesia. Yang ada di dunia, secara keseluruhan yang ada saat ini sekitar 66 ekosistem laut besar. Khususnya yang berada di Indonesia, ekosistem laut besar yang ada di Indonesia itu menjadi yang paling terbesar yang ada di dunia, karena ekosistem laut yang ada di Indonesia memiliki 500 spesies terumbu karang, dan juga 2.500 spesies ikan laut, serta 47 spesies tanaman bakau, dan juga memiliki 13 spesies tanaman lamun.

Saat ini, sudah ada lima area prioritas ekosistem laut besar yang ada di  Indonesia yang sudah dilibatkan dalam program pengelolaan bersama FAO, yang sudah dilibatkan ke dalam program pengelolaan FAO yaitu dari pantai utara Jawa, Kalimantan Timur, Flores Timur, Lombok, dan juga ada di daerah perbatasan Batu Gede-Atapupu. Pada pengelolaan kelima ISLME ini, akan menjadi bagian dari proyek yang sudah regional dan yang melibatkan Timor Leste juga.

Pada pengelolaan tersebut sudah ada sekitar 213 juta hektar di perairan teritorial yang sudah termasuk ke dalam ekosistem laut besar di Indonesia. Saat ini, sudah ada sekitar 185 juta orang yang tinggal di daerah itu yang sangat bergantung pada industri pesisir dan kelautan termasuk perikanan, akuakultur, produksi minyak dan gas, transportasi, dan pariwisata lainnya. Pada wilayah ekosistem laut besar Indonesia menghadapi berbagai macam ancaman lainnya”.

Pada pengelolaan yang ada di lima ISLME itu diharapkan memiliki sebuah dampak yang positif pada pengelolaan sumber daya ikan nya, khususnya itu untuk pemulihan habitat, memulihkan stok ikan pada perairan pesisir dan juga memulihkan laut yang terkena dampak. Dimana Indonesia ini sebagai negara yang memiliki kepulauan terbesar yang ada di dunia dan penduduknya sangat bergantung pada industri yang ada di pesisir dan kelautan yang sudah menyumbang 25% hasil produk domestik bruto (PDB) Negara dan menyerap lebih dari 15% tenaga kerja yang ada di Indonesia.

Untuk itu juga, Zulficar sudah menambahkan, kegiatan yang ada pada lima area prioritas ISLME tersebut, di dalamnya itu akan mencakup pengembangan model implementasi pada pengelolaan dengan pendekatan ekosistem untuk pengelolaan perikanan dan mulai membudidaya, perencanaan tata ruang laut, dan memiliki kawasan lindung laut untuk rajungan, lobster, kepiting bakau, dan perikanan air dalam.

Perikanan Berkelanjutan

Deputi Bidang Kemaritiman dan juga Sumber Daya Alam Badan Perencanaan dan pada Pembangunan Nasional juga membicarakan tentang pengelolaan ekosistem laut dan pesisir pantai melalui sebuah prinsip perikanan berkelanjutan. Menurut Arifin setidaknya akan ada tiga hal yang mengharuskan semua pihak untuk memahami nya. Karena sangat penting dan juga sangat berkaitan antara satu sama yang lain.

Wilayah yang melindungi perairan atau marine protected area dan memiliki sebuah kegiatan produksi perikanan dalam WPP-RI, memiliki perkembangan sains dan juga teknologi pada sektor yang ada di kelautan dan juga perikanan serta memiliki sebuah skema pendanaan untuk mendukung adanya pelaksanaan perikanan yang berkelanjutan.

Hal tersebut memiliki sebuah prinsip yang sudah sesuai dengan tujuan pada pembangunan berkelanjutan, untuk melestarikan dan juga untuk memanfaatkan secara berkelanjutan untuk sumber daya lautnya yang ada di samudra dan juga maritim.

Jika lebih lanjutnya lagi itu dulu Menteri Susi Pudjiastuti sudah mengatakan bahwa ancaman terumbu karang yang sudah termasuk sebagai ekosistem ISLME. Keberlangsungan yang ada pada ekosistem terumbu karang akan menjadi sebuah ancaman karena eksploitasi ikan karang hidup yang hingga saat ini itu masih menjadi salah satu yang masih sangat diminati oleh pasar internasional.

Kalau menurut susi, akan terus meningkat eksploitasi ikan karang hidup bisa saja hal ini terjadi, karena pada saat ini komunitas ini akan menjadi salah satu bintang yang paling utama yang akan dieksplor dari berbagai macam negara ke negara hal itu yang menjadikan sebuah tujuan yang utama yaitu negara Hongkong dan juga Tiongkok. Akibat tingginya produk unggulan yang dimiliki dan akan sangat menguntungkan bagi para pengusaha ikan. 

Dan kalau menurut Susi akan semakin tinggi pada peminatan ikan karang akan memberikan juga sebuah tekanan yang lebih tinggi kepada ekosistem terumbu karang. Jika hal ini akan terus terjadi maka ekosistem yang ada pada terumbu karang pun juga akan terancam dan mengalami sebuah kerusakan.

Ciri-ciri Hutan Sabana dan Penjelasannya

Ada banyak sekali jenis-jenis hutan yang ada di dunia ini. Berbagai macam jenis hutan ini juga dapat dilihat dari berbagai macam karakteristik. Karakteristik untuk menggolongkan jenis hutan sendiri dapat dilihat dari berbagai macam jenis- jenis pohon yang tumbuh di hutan tersebut, dapat juga dilihat dari berbagai macam jenis iklimnya, ataupun dilihat dari bentukan hutan itu sendiri. Salah satu dari jenis hutan yang akan dibahas dalam artikel kali ini adalah hutan sabana.

Ciri-ciri Hutan Sabana dan Penjelasannya

Sabana, barangkali seringkali kita mendengar kata-kata ini. Sabana ini seringkali muncul beriringan dengan adanya stepa. Ya, memang kedua hutan ini tersebut ekosistemnya dikatakan mirip dan hanya mempunyai sedikit perbedaan tertentu saja. Sabana sendiri sebagai sebuah padang rumput yang sebagian besar dipenuhi oleh berbagai macam semak- semak atau tanaman perdu yang terkadang diselingi juga oleh beberapa jenis pohon (seperti palem dan juga akasia)yang tumbuhnya akan menyebar.

Dalam artikel ini nantinya kita akan membahas mengenai sebuah situs s128 sabung ayam dan hutan sabana, yakni mengenai beberapa ciri- ciri ataupun juga karakteristik yang dimiliki oleh hutan sabana tersebut. Seperti jenis hutan yang lainnya di dunia ini, hutan sabana ini mempunyai berbagai macam ciri khusus yang membedakannya dengan beberapa jenis hutan yang lainnya. Ada ciri ciri hutan sabana yang tentunya perlu kita ketahui bersama, di antaranya.

Berada di Iklim Tropis

Ada atau hutan sabana adalah jenis hutan yang biasanya terdapat di daerah yang mempunyai iklim tropis. Atau sebuah daerah khatulistiwa, Ciri khusus dari suatu hutan biasanya akan dilihat dari keberadaan hutan tersebut. Hal ini juga dapat berlaku pada hutan sabana. Hutan sabana merupakan sebuah hutan yang berada di daerah khatulistiwa atau daerah yang memiliki sebuah iklim tropis.

Beberapa negara yang mempunyai iklim tropis mempunyai hutan ekosistem dari hutan sabana, salah satunya seperti Indonesia. Salah satu alasan mengapa sabana ini berada di wilayah yang tropis dikarenakan jumlah curah hujan yang turun di daerah tersebut. Sabana ini lebih berada di daerah yang panas daripada sebuah daerah yang lembab atau sebuah daerah yang tidak terlalu panas.

Mempunyai Curah Hujan Musiman

Salah satu yang menjadi faktor untuk dapat membentuk padang atau sebuah hutan sabana adalah curah hujan yang bersifat musiman. Hujan yang musiman ini dapat menjadi salah satu faktor pokok yang menyebabkan terbentuknya padang sabana ini.

Curah hujan sedang dan cenderung tidak teratur

Padang atau sebuah hutan sabana terbentuk karena adanya curah hujan yang turun secara musiman atau hanya pada musim hujan saja. Selain curah hujan yang turun secara musiman, yang juga ikut mempengaruhi terbentuknya sebuah hutan sabana adalah curah hujan dengan intensitas yang cukup sedang dan cenderung tidak teratur. Padang atau hutan sabana tidak memerlukan banyak air, seperti yang dibutuhkan pada jenis hutan- hutan lainnya.

Mempunyai curah hujan sebanyak 100 hingga 150 mm/ tahun

Biarpun hutan sabana ini tidak terlalu membutuhkan banyak curah hujan, maka itu curah hujan yang turun di sekitar padang atau hutan sabana pun juga tidak terlalu banyak, padang atau hutan sabana nantinya hanya mempunyai curah hujan sebanyak 100 hingga 150 mm/ tahun saja. Curah hujan ini bukan termasuk curah hujan yang cukup tinggi.

Mempunyai suhu yang panas sepanjang tahun

Padang atau sebuah hutan sabana merupakan sebuah hutan dengan tanah beriklim panas. Maka dari itu salah satu dari ciri khas yang dimiliki oleh hutan atau sebuah padang sabana ini adalah adanya sebuah suhu panas di sepanjang tahunnya. Meskipun terkadang terdapat hujan yang turun secara musiman, namun rata- rata suhu yang terdapat di wilayah hutan sabana tersebut tergolong ke dalam suhu yang cukup panas. Maka dari itulah hutan padang sabana ini nantinya harus tumbuh di daerah beriklim tropis yang mempunyai suhu panas.

Sistem pengairan dan resapan air

Salah satu dari ciri khas yang dimiliki oleh hutan atau sebuah padang sabana yaitu mempunyai porositas atau resapan air dan juga sistem drainase atau pengairan yang cukup baik. Oleh karena itu tanah yang ada di dalam padang atau hutan sabana ini cenderung tidak lembab dan juga tidak becek seperti tanah-tanah yang berada di hutan-hutan pada umumnya.

Bisa berubah menjadi semak belukar atau hutan basah

Padang ataupun juga sebuah hutan sabana ini juga bisa berubah menjadi berbagai macam bentuk, seperti semak belukar ataupun juga hutan basah. Perubahan ini nantinya akan terjadi ketika padang atau hutan sabana bertemu dengan curah hujan yang tinggi ataupun yang juga rendah sekali. Hutan sabana akan berubah menjadi sebuah semak belukar apabila terbentuknya mengarah pada daerah yang mempunyai sebuah intensitas hujan yang semakin rendah dibanding biasanya.

Sebaliknya, apabila hutan sabana tersebut terbentuknya di daerah yang intensitas hujannya semakin tinggi dan tinggi, maka hutan atau padang sabana ini dapat berubah menjadi sebuah hutan basah. Maka dari itulah curah hujan yang cukup seimbang akan sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup dari hutan sabana ini.

Hewan herbivora maupun karnivora

Salah satu ciri khas yang dimiliki oleh hutan ataupun juga padang sabana adalah memiliki hewan karnivora ataupun juga herbivora. Seperti jenis hutan yang lainnya, hutan sabana juga merupakan tempat tinggal bagi beberapa hewan di dalamnya. Beberapa hewan yang tinggal di hutan sabana antara lain seperti singa, macan tutul, zebra, gajah, jerapah, dan juga lain sebagainya.

Wisata Hutan Sabana di Indonesia

Sabana juga tersebar luas di wilayah Indonesia. Kebanyakan dari sabana tersebut berada di wilayah Indonesia bagian timur. Bahkan padang sabana yang ada di sana juga dijadikan sebuah tempat wisata atau spot berpetualang bagi mereka yang memang senang melakukan petualangan. Beberapa wilayah dari padang rumput sabana yang ada di Indonesia diantaranya seperti :

Sabana Sumba Timur di NTT

Wilayah NTT atau Nusa Tenggara Timur diketahui memiliki wilayah yang kaya akan hutan sabananya. Salah satu yang juga paling terkenal adalah Sabana Sumba Timur. Wilayah dari padang rumput yang satu ini menjadi salah satu bagian paling luar dari wilayah Indonesia yang terdapat di bagian timur. Biasanya lingkungan sabana di sana dijadikan sebagai lahan peternakan oleh warga setempat. Ada banyak jenis hewan yang juga hidup dengan bebas di sana seperti misalnya Sapi, Kuda Sumbawa, Kerbau dan binatang-binatang lainnya.

Sabana Sembalun di Gunung

Tahukah Anda dengan wilayah Sembalun? Wilayah sabana tersebut lokasinya berada dekat dengan Gunung Rinjani. Sembalun ini juga dikenal sebagai salah satu dari jalur pendakian menuju ke Gunung Rinjani. Padang sabana disana membentang sekitar 6 Km di bagian timur dalam jalur pendakian Gunung Rinjani. Sabana Sembalun juga membentang luas dari basecampnya hingga ke pos 3 yang terdapat pada jalur pendakian Rinjani, dan memiliki ketinggian yaitu sekitar 2631 mdpl.

Demikian itulah beberapa ciri-ciri dan penjelasan dari hutan sabana. Hutan Sabana di Indonesia terdapat di wilayah Indonesia Timur, yaitu di Sumba NTT. Wilayah sabana mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan dengan jenis hutan lainnya. Oleh karena itu penting untuk kita dapat menjaga ekosistem dari hutan sabana tersebut. Terimakasih!

Hal Menakjubkan di Balik Hutan Amazon

Membentang di sebagian besar dari hutan Amerika Selatan, hutan hujan termegah yang ada di dunia dan merupakan hutan yang memiliki keanekaragaman hayati, Amazon, penuh dengan berbagai macam kejutan. Meski hutan tersebut dianggap cukup misterius, Hutan Amazon adalah sebuah hutan yang tetap menjadi salah satu ekosistem yang paling banyak diteliti dan dipelajari oleh para ilmuwan dari seluruh penjuru negeri.

Hal Menakjubkan di Balik Hutan Amazon

Namun, keberadaan dari hutan lebat ini sekarang cukup terancam. Data resmi yang telah dirilis oleh pemerintah Brasil menunjukkan jika hampir 73.000 dari kebakaran hutan tercatat di Negeri Samba dalam delapan bulan pertamanya tahun 2019 jumlah tertinggi untuk setiap tahunnya sejak 2013. Sebagian besar berada di hutan Amazon.

Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan apa yang terjadi yaitu pada tahun 2018, dengan kebakaran 39.759 kasus, data tersebut menurut National Institute for Space Research (INPE). Padahal, hutan Amazon adalah hutan yang memainkan peran cukup penting dalam menjaga keseimbangan alam dan juga udara di Bumi. Berikut ini beberapa hal menakjubkan tentang hutan Amazon.

Keragaman Hayati

Perkiraan ilmiah menunjukkan jika setidaknya terdapat 40.000 spesies tanaman, 3.000 jenis ikan, 1.300 dari spesies burung, 430 mamalia, dan juga 2,5 juta jenis serangga yang hidup di dalam Hutan Hujan Amazon.

Banyak Manusia yang Tinggal di Sana

Penemuan menyebutkan, ternyata ada cukup banyak manusia atau suku yang tinggal di sana. Pemberitaan di media mungkin hanya menampilkan gambar-gambar satwa liar yang sangat eksotis dan mungkin juga menakutkan, padahal populasi dari manusia sebenarnya lumayan signifikan di tempat ini.

Sekitar 21 juta orang menyebutkan jika hutan Amazon sebagai sebuah rumah untuk mereka, termasuk juga sekitar 50 suku terpencil yang belum melakukan kontak dengan peradaban modern.

Bukan Paru-Paru Bumi?

Anggapan yang selama ini ternyata cukup salah kaprah datang dari beberapa fakta, bahwa hutan hujan Amazon ini mengeluarkan sekitar 20% oksigen dunia setiap hari, jauh lebih banyak daripada yang dikeluarkan oleh ekosistem hutan lainnya. Meskipun hal tersebut mungkin benar, tetapi tanaman yang mati dan juga membusuk mengeluarkan kira-kira jumlah CO2 yang setara dengan jumlah O2.

Itu artinya, hutan hujan ini kurang lebih berada dalam kadar keseimbangan. Sebagian besar oksigen yang kita hirup sebenarnya berasal dari mikroorganisme yang berasal di seluruh lautan dunia.

Hutan yang Menggundul

Adanya sebuah penurunan udara di kawasan Hutan Amazon terdeforestasi, adanya penurunan tersebut terjadi secara kualitas dan kuantitas di wilayah Sungai Madre de Dios, Peru, Pemerintah Peru yang meluncurkan Operasi Merkuri untuk dapat mengusir penambang ilegal yang diketahui merusak Hutan Amazon.

Hutan hujan ini diketahui telah menggundul dengan cepat. Seluas 1,5 hektar pohon-pohon di sana lenyap setiap detiknya. Dengan jumlah tersebut, berarti rata-rata 137 spesies telah punah setiap hari. Deforestasi di Amazon ini berhasil menyumbang sebanyak 30% dari emisi karbon global, dan jika semua ini terus berlanjut seperti itu, tidak akan ada yang tersisa dalam 40 tahun mendatang.

Sebagian besar kerusakan tersebut ditujukan untuk memberi ruang bagi beberapa pembangunan padang rumput, dan pemeliharaan ternak. Itulah mengapa, aktivis lingkungan menekankan agar kita dapat mengurangi konsumsi daging merah.

Sangat Gelap di Dalam Hutan

Di seluruh bagian besar dari hutan Amazon, lingkungan di sekitar hutan tersebut hampir sepenuhnya gelap gulita karena hanya terdapat 1% sinar matahari yang bisa menembus daun-daun dan pepohonan yang lebat. Bahkan ketika hujan mulai turun, dibutuhkan sekitar 10 menit agar air dapat meresap ke semak-semak di tanah.

Ada Sungai Terpanjang di Dunia?

Sebagian besar masyarakat global mengetahui bahwa Sungai Nil adalah sungai terpanjang yang di dunia. Namun, menurut sekelompok ilmuwan yang melakukan beberapa studi kompleks menggunakan berbagai macam teknologi mutakhir, Sungai Amazon sebenarnya adalah sungai terpanjang yang ada di dunia.

Hulu sungai ini dimulai di kawasan Andes Peru dan meluas sejauh 4.225 mil (6.800 kilometer), sekitar 65 mil (105 km) lebih panjang dari Sungai Nil. Di satu sisi, Sungai Amazon juga merupakan sungai terbesar berdasarkan dengan volume. Amazon Ini memompa sekitar 55 juta galon air ke Atlantik per detik.

Sumber Makanan dan Bahan Pembuat Obat

Lebih dari 80% varietas makanan yang dunia ini berasal dari hutan hujan Amazon, termasuk juga dengan kopi. Selain itu, terdapat lebih dari 25% berbagai macam jenis obat-obatan modern yang mengandung bahan-bahan semuanya didapatkan dari Amazon. Namun hanya 1% dari spesies tanaman yang telah teruji memiliki sifat untuk mengobati.

Mencakup Sembilan Negara

Hutan Amazon sendiri luasnya sekitar 6,7 juta kilometer persegi atau setara dengan dua kali luas wilayah dari negara India. Amazon merupakan sebuah hutan tropis paling luas di dunia. Bahkan, saking luasnya hutan Amazon ini, wilayahnya yang mencakup hingga sembilan negara, di antaranya seperti negara Brasil, Colombia, Perú, Venezuela, Ecuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.

Banyak Tanaman dan Binatang unik

Dengan luasnya Hutan Amazon, menjadi salah satu tempat yang indah menjadi tempat tinggal untuk banyaknya spesies hewan maupun juga berbagai macam tumbuhan. Hutan tersebut memiliki 40.000 spesies tanaman, 16.000 jenis pohon, 5.600 jenis ikan, 1.300 spesies burung, lebih dari 430 hewan mamalia, sekitar 1.000 amfibi, dan juga lebih dari 400 reptil. Brazil merupakan sebuah negara dengan wilayah hutan Amazon terbesar.

Amazon di Brazil

Meskipun hutan Amazon ini membentang di beberapa negara, Brasil kebetulan memegang bagian terbesar dari wilayah hutan hujan tersebut. Sekitar 60% dari total hutan hujan Amazon tersebut berlokasi di Brasil. Sisanya, yaitu sekitar 40% berlokasi di negara-negara sekitarnya seperti Ekuador, Peru, Bolivia, dan beberapa negara Amerika Selatan lainnya.

Selain itu, persentase di sini juga didasarkan pada beberapa perkiraan yang terjadi pada tahun 2019, bukan hanya yang sebelumnya. Mengingat bahwa hutan hujan ini adalah sebuah hutan hujan yang berukuran lebih besar karena sedikit deforestasi. Persentase pastinya sangat bervariasi di masa lalu. Di masa depan, persentase bisa saja dapat berubah sesuai dengan laju deforestasi ataupun juga aforestasi.

Telah menjadi destinasi wisata

Meskipun hutan ini sangat terkenal dengan banyaknya bahaya dan menyeramkan, namun saat ini hal tersebut sudah tidak lagi. Hutan amazon dikenal sebagai salah satu dari tempat wisata yang sangat eksotis sehingga banyaknya para wisatawan yang berkunjung ke hutan yang satu ini. Bahkan saat Anda ingin berlibur ke hutan ini akan ada pemandu atau agen perjalan yang bisa menemani Anda berkeliling untuk dapat lebih mengenal hutan amazon.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang hutan hujan amazon. Hutan Amazon merupakan ekosistem hutan hujan terbesar di dunia. Memiliki berbagai macam spesies flora dan fauna. Hingga saat ini Hutan Amazon bahkan masih sering diteliti oleh parah ahli dunia. Masih banyak tanaman dan juga binatang yang belum di identifikasi di hutan ini. Semoga hutan tersebut terus dilestarikan untuk kelangsungan anak cucu kita nanti.

Cara Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Bencana alam yang biasanya sering terjadi di Indonesia, salah satunya adalah kebakaran hutan. Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia salah satunya adalah sebuah kebakaran hutan. Selama beberapa tahun belakangan ini, banyak kasus kebakaran hutan yang berada di daerah luar pulau Jawa. Sebenarnya apakah yang menyebabkan kebakaran hutan terjadi ? Kebakaran hutan atau kebakaran lahan dapat terjadi karena sebuah kondisi alam atau cuaca yang sekarang ini semakin tidak menentu. Kemarau serta kekeringan yang panjang dapat menyebabkan munculnya titik api. Selain itu, tidak sedikit pula kebakaran hutan tersebut merupakan akibat ulah manusia sendiri dengan tujuan alih fungsi lahan.

Kebakaran hutan memberi banyak sekali kerugian bagi masyarakat terutama para penggemar agen bola petani hutan. Lebih jauh lagi, kebakaran juga berpengaruh kepada perekonomian negara, serta gangguan kesehatan masyarakat akibat terjadinya paparan asap. Seperti peristiwa kebakaran yang pernah terjadi tahun 1997 dan juga tahun 2019. Sebagai seorang masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, sudah semestinya melakukan sebuah pencegahan diri. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Cara Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Pencegahan sebuah kebakaran hutan bukan hanya sebuah kewajiban dari penjaga hutan saja, tetapi juga menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia. Untuk menekan sebuah potensi terjadinya kebakaran hutan di Indonesia, maka cara-cara berikut ini juga nantinya bisa anda terapkan.

Analisa Titik Rawan Kebakaran


Kebakaran hutan atau lahan gambut dapat terjadi oleh adanya titik api yang kemudian menyebar hingga menjadi sebuah api yang besar. Ketika musim kemarau tiba dan juga melanda Indonesia, akan muncul banyak sekali titik api yang umumnya berada di daerah Kalimantan dan juga di Sumatera. Titik api adalah sebuah daerah yang dipenuhi oleh bahan-bahan yang biasanya akan mudah terbakar, seperti rumput kering, kayu dan lainnya. Untuk menentukan sebuah titik rawan kebakaran di suatu daerah, kita juga bisa menggunakan metode Indeks Keetch Bryam.

Metode ini dilakukan dengan sebuah penilaian tentang bahaya kebakaran hutan dengan tingkat kekeringan yang ada pada daerah tertentu. Dengan analisa yang akurat, maka nantinya peluang kebakaran lahan akan dapat dicegah dan juga akan dapat ditangani lebih lanjut.

Melakukan Patroli Secara Rutin

Patroli hutan juga menjadi sebuah hal yang sangat penting dilakukan untuk menjaga keamanan hutan. Terutama dari kemungkinan kebakaran hutan serta penebangan liar. Kebakaran hutan yang marak terjadi sekarang ini, menuntut para patroli atau pengawasan hutan dilakukan lebih sering dan juga lebih ketat lagi. Terutama jika musim kemarau panjang telah tiba, patroli dan pengawasan hutan yang harus lebih sering dilakukan.

Mendeteksi Kebakaran Hutan atau Lahan

Meski sudah dilakukan tindakan pencegahan melalui analisa titik rawan kebakaran, juga patroli dan pengawasan hutan yang ketat. Namun, hutan yang masih berpeluang untuk terbakar. Oleh karena itu, penjaga hutan maupun masyarakat harus siap dengan kemungkinan terburuk yang nantinya akan terjadi. Untuk dapat memaksimalkan tentang langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan tersebut, maka pastikan tetap cermat dan cepat untuk dapat mendeteksi munculnya titik api. Berikut ini ada beberapa langkah yang juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kebakaran hutan dengan cepat, antara lain:

  • Mendirikan menara pengawas dengan jarak pandang yang cukup jauh, lengkap juga dengan adanya teropong, alat deteksi dan juga alat untuk komunikasi.
  • Membangun sebuah pos penjaga di area hutan dan area perbatasan dengan penduduk atau juga lahan usaha.
  • Melakukan sebuah analisa data dari penerbangan, satelit dan juga data cuaca pada area kawasan hutan tersebut.

Mempersiapkan Alat Pemadaman Kebakaran

Semua peralatan yang nantinya dapat berfungsi untuk penanganan kebakaran hutan tentunya harus selalu siap. Hal ini dimaksudkan nantinya agar dapat mempercepat proses pemadaman dan evakuasi jika terjadi kebakaran hutan atau lahan. Penanganan yang cepat dan tepat nantinya akan membantu mengurangi kerugian yang terlalu besar. Membuat tempat penampungan air pada beberapa kawasan yang berpeluang terjadinya kebakaran juga menjadi sebuah hal diperlukan. Hal ini merupakan cara yang juga efektif karena ketersediaan air nantinya akan membantu mempercepat proses pemadaman dan evakuasi.

Selain itu, perlu juga memasang alarm atau peringatan untuk memberi tanda ketika terjadinya sebuah kebakaran. Alarm ini dimaksudkan sebagai cara untuk mem perikanan penjagaan hutan maupun juga volunteer yang ada di sekitar agar segera melakukan pemadaman dan evakuasi dini. Sehingga kebakaran hutan dan lahan nantinya tidak sampai merambat atau menjalar terlalu jauh.

Mengadakan Penyuluhan dan Edukasi

Penyuluhan juga nantinya akan dapat dilakukan secara rutin, agar nantinya dapat memberikan sebuah pemahaman kepada masyarakat tentang mengenai bahaya kebakaran hutan, cara pencegahan kebakaran dan cara penanganannya. Penyuluhan ini juga dapat diharapkan bisa meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan yang ada di sekitar mereka.

Selain itu, penyuluhan juga bisa menjadi sebuah cara yang dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan juga praktek langsung tentang bagaimana penanganan kebakaran di lapangan. Berikut ini beberapa pengetahuan yang dapat diberikan kepada masyarakat, yaitu antara lain :

  • Tidak boleh sembarangan untuk membakar apapun yang ada di dalam kawasan hutan. Tentu hal ini nantinya akan dapat menyebabkan api menyebar, seperti membakar rumput kering atau membakar plastik.
  • Tidak boleh melakukan pembakaran di dekat area yang rawan terjadinya kebakaran.
  • Setelah selesai membakar sesuatu, pastikan jika api memang sudah benar-benar padam sempurna. Sehingga tidak ada kemungkinan api yang dapat muncul kembali dan menyebar menimbulkan kebakaran hutan.

Jika terlihat sumber api atau kebakaran, segera melapor atau berkomunikasi dengan pos penjaga yang sedang patroli. Agar nantinya cepat ditangani. Memberi pemahaman mengenai sejumlah peraturan, tentang perizinan dan juga pembatasan larangan untuk pembakaran. Peraturan ini yang sudah disusun oleh Departemen Kehutanan dan Sumber Daya Alam. Misalnya juga mengenai jarak minimal melakukan pembakaran, izin dan juga peraturan kegiatan untuk berkemah, peraturan para pekerja hutan, dan juga lain sebagainya.

Sedangkan tips yang dilakukan untuk para pendaki gunung, perhatikan juga hal-hal berikut, untuk nantinya mencegah kebakaran hutan, yaitu:

Tidak perlu membuat sebuah api unggun jika memang tidak diperlukan, lebih baik membawa sebuah sleeping bag yang tebal agar nantinya tidak kedinginan. Bahkan di beberapa gunung sudah di tetapkan larangan api unggun. Namun jika memang dibutuhkan untuk membuat sebuah api unggun, maka pastikan setelah selesai api sudah benar-benar padam. Jangan merokok di kawasan hutan atau jika anda yang memang sudah terlanjur, maka bawalah kembali puntung rokok tersebut dan jangan di buang di hutan. Gunakan cooking set untuk keperluan anda memasak. Jangan gunakan kayu bakar untuk dapat menghindari kemungkinan terjadinya sebuah kebakaran hutan.

Demikian itulah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk dapat mencegah dan menangani kebakaran hutan. Mengingat hutan adalah sebuah ekosistem yang sangat penting untuk semua makhluk hidup, maka kita harus menjaganya. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, anda dapat mengetahui apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan cara menanggulangi kebakaran hutan.

Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara

Mitos dari Hutan bunuh bunuh diri yang berada di kawasan Gunung Fuji. Hutan yang indah ini menjadi salah satu lokasi bunuh diri favorit di Jepang. Awal tahun ini ternyata diwarnai dengan adanya sebuah kasus yang menimpa Logan Paul. Merupakan seorang youtuber dengan pengikut 15 juta subscribe tersebut, dirinya mengunggah konten video yang dikecam oleh banyak orang.

Pasalnya adalah di dalam video tersebut, tanpa merasa bersalah Logan yang menampilkan orang yang tengah meninggal bunuh diri di hutan Aokigahara di Jepang. Kareena membuat geram dan membuat publik kecewa, Logan yang sampai harus melakukan permintaan maaf kepada para penonton melalui akun pribadinya.

Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara

Di samping itu, hutan Aokigahara ini memang terkenal sangat luas dan juga rimbun, dikenal sebagai tempat populer untuk bunuh diri. Hutan ini yang berada di bawah kaki Gunung Fuji digambarkan selain indah juga menyimpan sisi misterius di dalamnya. Hutan Aokigahara ini menyimpan keindahan di dalamnya berupa hutan yang sangat lebat, rimbun dan juga memiliki udara yang cukup sejuk.

Nah di tempat ini juga terdapat 2 (dua) gua misterius yang ternyata menjadi ciri khusus dari hutan ini. Karena keunikan tersebut jugalah banyak orang yang penasaran dengan hutan ini. Dalam artikel kali ini kami sudah merangkum berapa fakta unik tentang hutan Aokigahara.

Hutan yang sunyi

Hutan Aokigahara mempunyai banyak pepohonan yang rata-rata memiliki tinggi kurang lebih sepuluh kaki. Pepohonan tersebut juga mempunyai daun-daun yang sangat rimbun dan juga padat, sehingga seperti membentuk sebuah kanopi pada hutan tersebut. Oleh karena itu, cahaya matahari,tidak sepenuhnya dapat masuk dan menyinari area hutan. Alhasil hutan Aokigahara yang dapat selalu erat dengan nuansa yang kelam dan juga damai.

Kemudian di hutan Aokigahara ini, jarang sekali ditemukan hewan liar yang berkeliaran di dalam hutan. Mungkin di dalam hutan ini tidak banyak sumber makanan yang ada di sana, sehingga para hewan yang menjauhi hutan tersebut. Dibalik itu, hutan Aokigahara juga dianggap sebagai sebuah hutan yang sangat sunyi.

Bahkan bagi para pejalan kaki yang melewati hutan tersebut, munculnya suara burung merupakan pemandangan yang sangat jarang ditemui, sehingga dapat membuat mereka sangat terkejut ketika mendengarnya. Karena kesunyian dari hutan ini lah, yang kemudian juga dikabarkan suara-suara hantu yang merintih dan menangis nantinya akan bisa terdengar dari jarak yang cukup jauh.

Bisa membuatmu tersesat

Dari jauh anda yang nantinya akan dapat melihat pemandangan Gunung Fuji yang sangat menenangkan, bersama juga dengan hutan Aokigahara yang berada di bawah kakinya. Hanya saja pemandangan indah tersebut sebenarnya tidak seindah kenyataannya. Pepohonan yang rimbun dan serangan dapat dengan mudah membuat siapa saja yang masuk dapat tersesat.

Itu sebabnya, para pejalan kaki yang melewati Aokigahara yang biasanya akan mengikuti jalan setapak dan juga mereka akan membawa pita berwarna untuk menandai jalan yang sudah mereka lalui. Jika sampai tersesat, GPS dan ponsel di dalam hutan sana tak akan berguna untuk digunakan di dalam hutan tersebut.

Tempat populer untuk melakukan bunuh diri

Aokigahara yang juga sangat sunyi merupakan sebuah tempat yang sunyi serta damai. Mungkin banyak orang yang juga berpikir bahwa hutan ini merupakan sebuah tempat yang tepat untuk peristirahatan terakhir mereka. Sehingga membuat sebagian orang pergi ke hutan Aokigahara hanya untuk bunuh diri, dengan tenang tanpa adanya sebuah gangguan. Oleh karenanya, hutan ini juga telah dianggap sebagai situs bunuh diri terpopuler selain Golden Gate Bridge.

Pemerintah Jepang yang juga sampai harus menyembunyikan angka kematian bunuh diri di dalam hutan Aokigahara, agar menghentikan tempat tersebut menjadi tambah populer. Tak heran jika disana nantinya anda juga akan menemukan sebuah papan peringatan untuk tidak bunuh diri. Biasanya papan tersebut berupa tulisan dengan pesan menggugah seperti halnya, hidup merupakan anugerah berharga bagi orang tuamu atau pikirkan tentang keluargamu.

Roh Yurei

Menurut cerita rakyat Jepang sendiri, roh gentayangan yang juga dikenal dengan nama Yurei, sering dianggap menghantui hutan Aokigahara sejak waktu yang lama. Biasanya ia yang digambarkan dalam sosok wanita yang pucat dengan menggunakan baju putih panjang dan juga rambut hitam. Berdasarkan juga dengan tradisi dan kepercayaan dari masyarakat Jepang, jika mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri maka nantinya roh mereka yang tidak dapat bergabung dengan para leluhur di dunia lain.

Dan karena itulah Yurei bisa gentayangan. Untuk menghindari hal tersebut, biasanya orang-orang yang telah meninggal karena bunuh diri, mayatnya nanti akan ditemani oleh seseorang. Petugas hutan dari Aokigahara biasanya juga akan melakukan sebuah ritual agar arwah orang yang bunuh diri tidak sendirian dan tidak menjadi marah.

Populer sebagai situs bunuh diri sejak lama

Memang sudah lebih dari beberapa dekade diketahui jika hutan Aokigahara, menjadi hutan yang sangat terkenal sebagai situs bunuh diri. Mungkin banyak orang dari kita yang hanya mengetahuinya baru-baru ini saja. Namun, faktanya hutan tersebut populer untuk dijadikan tempat bunuh diri sejak tahun 1950.

Beberapa literatur yang juga dianggap sempat mendongkrak kepopuleran hutan Aokigahara sebagai sebuah tempat bunuh diri. Pada 1960, penulis Seicho Matsumoto yang menulis novel yang disebut dengan nama Kuroi Kaiju. Kisah yang ditulis berakhir tragis yakini dua pasangan yang saling mencintai bunuh diri bersama di hutan tersebut.
Sejak novel itu melejit, kasus bunuh diri di hutan Aokigahara yang juga dikabarkan juga mengalami peningkatan.

Tak hanya novel Matsumoto, Wataru Tsurumui yang juga sempat menciptakan buku kontroversial tentang bunuh diri yaitu pada tahun 1993. Dimana dalam bukunya juga menyebutkan hutan Aokigahara merupakan tempat yang paling tepat untuk dapat mengakhiri hidup. Tak kaget jika buku Tsurumui yang kemudian kerap ditemukan di dekat dengan jasad orang yang sudah bunuh diri di hutan itu.

Cerita kuno orang tua ditinggalkan

Kehidupan yang sulit serta juga kemiskinan, pada saat itu membuat para anak tega membuang orang tua mereka di hutan. Hal ini dilakukan karena zaman dahulu, orang-orang miskin tak memiliki cukup makanan yang bisa diberikan kepada seluruh anggota keluarga mereka. Sehingga, anggota keluarga yang paling tua seperti ibu perlu disingkirkan demi bertahan hidup.

Aokigahara juga menjadi salah satu hutan yang juga dahulu dipakai untuk membuang orang tua mereka. Biasanya para orang tua yang akan ditinggalkan, nantinya akan perlahan meninggal karena kelaparan dan dikabarkan akan menghantui hutan tempat mereka meninggal. Di Jepang, kebiasaan kebiasaan kuno ini disebut dengan nama ubasute. Sebenarnya tak hanya di Jepang saja yang melakukan sebuah tindakan keji tersebut, di sejumlah negara yang ada di kawasan Asia lain seperti halnya Korea juga pernah melakukan hal tersebut dalam masyarakatnya.

Demikian lah tentang hutan Aokigahara, selain kisah misteri yang menyelimuti hutan tersebut. Ternyata hutan Aokigahara adalah sebuah hutan yang indah dengan banyaknya pepohonan dan juga ekosistem hutan yang besar. Hutan tersebut juga menyumbang oksigen untuk bumi. Semoga dengan adanya informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dalam menambah pemahaman dengan hutan-hutan yang ada di dunia. Terimakasih.

Upaya Mengembalikan Hutan yang Rusak

Seperti yang sudah sering terdengar di banyak berita bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal akan kawasan hutannya di sepanjang daratan Indonesia yang membentang dari Sabang hingga Merauke. Hutan ini dalam keberlangsungannya sering memberikan banyak manfaat kepada banyak kalangan, seperti salah satunya negara pertiwi Indonesia. Namun akibat dari berbagai hal seperti kebutuhan lokasi untuk tempat tinggal bagi melakukan login sbobet88 oleh para manusia, memajukan keuntungan ekonomi yang diterima kalangan tertentu dalam menjual hasil dari hutan seperti aneka kayu-kayuan yang dikirim ke berbagai kota hingga negara, serta tak lupa keserakahan manusia dalam mengeruk kekayaan alam maupun menciptakan lahan yang besar untuk berbagai macam kebutuhan.

Sejak masa yang lampau, kawasan hutan sudah menutupi banyak tempat tidak hanya di Indonesia. Beberapa contohnya seperti di daerah Eropa serta juga kawasan lainnya. Namun akibat dari faktor yang sering terjadi pada masa lampau yaitu peperangan, banyak hutan menjadi hancur dan tidak lagi dipelihara dengan baik. Banyak juga kawasan hutan yang disapu bersih isinya baik itu hewan maupun tumbuh-tumbuhan yang berhabitat di sana untuk dapat digunakan manusia. Lahan kosong baru yang tersedia kemudian banyak dimanfaatkan manusia untuk menjadi kawasan baru yang berguna untuk aneka macam keperluan.

Kawasan alam yang dulunya dapat melangsungkan proses pemulihan diri sendiri secara alamiah kini banyak yang tidak mampu melakukan hal tersebut secara cepat dan efisien. Maka dari itu perlu adanya campur tangan yang dikerjakan manusia untuk dapat memperlangsungkan acara ini menjadi lebih cepat dalam mencapai keberhasilannya. Beberapa faktor juga menjadi perlu untuk diperhatikan, terutama dalam mendapatkan dukungan dari pihak eksternal dalam mendukung langkah ini. Berikut topik dibawah ini akan memaparkan informasi mengenai upaya dalam proses pemulihan kondisi alam yang telah rusak, baik itu akibat kondisi alamiah maupun pengrusakan karena eksploitasi yang berlebihan dari pihak manusia.

Kondisi Alam Di Seluruh Dunia

Sejak hingga sekitar setengah milenium yang lalu, berbagai macam hutan telah ada di banyak kawasan. Semenanjung Iberia dan Eropa hampir seluruhnya dipenuhi oleh hutan-hutan rindang. Namun berbagai macam hal memberi dampak akan kondisi tersebut. Sehingga tempat-tempat itu mulai tergusur. Aneka macam hal seperti peperangan, penebangan kayu, serta aneka macam kegiatan yang dilakukan oleh manusia memberi dampak besar bagi lingkungan alam. Aneka macam pengerukan manfaat juga semakin intens dikerjakan manusia seperti golongan kelompok tertentu. Salah satu hal yang membuat dampaknya semakin besar seperti kegiatan ekspor dari bahan kayu yang ditebang dari pepohonan besar, dan mengakibatkan hutan menjadi gundul.

Di masa kini suatu wilayah yang memiliki kondisi alam yang besar dan masih terawat cukup sulit untuk ditemukan. Banyak kawasan lebih sering ditemukan dalam kondisi yang tandus dan tidak terawat dengan baik. 

Dapatkah Lahan Rusak Dikembalikan?

Sebuah perusahaan yang menamakan diri mereka Land Life justru cenderung suka akan kondisi tanah yang kering dan tandus ini. Hal tersebut dikemukakan menjadi faktor yang ideal bagi mereka. Perusahaan ini sering beroperasi pada tanah yang sekiranya sudah tidak bisa memulihkan kondisinya sendiri akibat persentase kehancuran yang begitu besar akibat pengerukan. Tidak hanya akibat dari pengerukan saja, beberapa faktor iklim, cuaca dan kondisi yang cenderung ekstrim juga dapat membuat beberapa lingkungan tersebut tidak dapat memulihkan kondisinya sendiri akibat ‘tidak sanggup’ bertahan dengan kondisi lingkungan yang keras.

Perusahaan ini juga sering mengunjungi aneka kondisi yang ekstrim seperti curahan sinar matahari yang begitu panas, serta beberapa faktor lainnya untuk membantu memulihkan kondisi di sana. Seperti penggarapan lahan tandus dalam ukuran tertentu agar menjadi lokasi yang dapat berubah menjadi lahan baru yang mampu bertahan hidup. Cara lain yang dapat dilakukan seperti menciptakan alat khusus yang berfungsi untuk memancarkan air hujan buatan untuk menampung air dalam jumlah besar di dalam tanah untuk membantu proses pembibitan pada tahun yang pertama.

Aneka jenis bibit pohon seperti ek, ash, kenari, rowan serta white beam sudah mulai ditanamkan sejak bulan Mei tahun 2018 yang lalu. Proses penanaman awal ini bahkan dinyatakan cukup berhasil setelah dipantau sekitar 96% diantaranya mampu melewati musim panas sengit yang berlangsung di sana tanpa bantuan irigasi tambahan. Hal ini dianggap menjadi suatu bentuk keberhasilan yang besar untuk kategori masa awal upaya pemulihan lokasi alam tersebut.

Apakah Proses Pemulihan Bisa Berlangsung Secara Otomatis?

Seorang kepala di bidang teknologi dari Perusahaan Land Life menyatakan bahwa proses pemulihan yang berlangsung secara sendiri dapat saja terjadi bagi lokasi hutan. Namun setelah diamati melalui tampilan dalam drone dan satelit, ditambah berbagai analisa akan cakupan data-data major, mengenai sistem perbaikan tanah, serta pola perancangan upaya penanaman pohon, hal ini dapat menghabiskan waktu yang cukup panjang. Yaitu sekitar puluhan hingga ratusan tahun. Dimana Perusahaan Land Life berusaha membantu proses tersebut agar dapat terjadi lebih cepat dari bila dilakukan secara alamiah.

Perusahaan seperti Land Life maupun aneka perusahaan gerakan global lainnya berusaha untuk menyelamatkan kondisi alam yang di ambang kehancuran seperti kerusakan lingkungan alam akibat tidak mampu bertahan hidup secara alamiah, atau akibat dari upaya manusia yang melakukan pengerukan alam. Gerakan ini juga sering mendapat dukungan dari politik dan pemerintah di negara masing-masing yang terkait. Meskipun tidak menutup kemungkinan untuk bantuan dari negara lain dalam menjalankan proses pemulihan kondisi alam ini. Karena jika hanya berdasarkan kepada dukungan modal dari perusahaan swasta, akan sedikit sulit dalam merencanakan sistem ROI (Return of Investment) yang merupakan hasil timbal balik dari bantuan yang diberikan oleh perusahaan tersebut.

Langkah Apa yang Harus Dikerjakan Untuk Pemulihan Hutan?

Langkah yang harus dilakukan tentunya seperti dukungan dan bantuan kepada perusahaan yang memperlangsungkan pemulihan alam. Banyak perusahaan yang turut serta membantu proses ini, seperti salah satunya aneka perusahaan sosial dan perusahaan lain yang sering melakukan proses pencarian dana untuk membantu kondisi alam yang membutuhkan. Aneka macam perusahaan sudah dapat ditemukan banyak di berbagai negara, meskipun banyak perusahaan swasta terkenal yang memiliki keuntungan besar seperti bank umumnya tidak banyak membantu karena aktivitas ini dianggap tidak membawa keuntungan besar bagi mereka, sesuai dengan prinsip investasi.

Aneka macam kegiatan bisa diberlangsungkan untuk mengatasi hal ini. Tentunya perlu dilakukan dengan pertimbangan akan aneka hal, seperti tingkat resiko dari lokasi yang diberlangsungkan dalam hal ini. Beberapa perusahaan yang turut membantu juga menekankan akan prinsip pemilihan lokasi untuk dipulihkan ini. Beberapa negara yang dipilih seperti kawasan Amerika Utara dianggap lebih aman, dibandingkan jika upaya pemulihan ini dilakukan di kawasan TImur Tengah atau Afrika yang lebih tidak aman. Demikian informasi seputar langkah yang dapat dikerjakan untuk mengembalikan kondisi hutan yang rusak, yang dapat dikerjakan manusia. Bagaimana pendapat anda seputar langkah ini? Apakah anda pernah turut terlibat dalam proses serupa baik itu secara langsung maupun memberi dukungan modal dan bantuan lainnya?

Wisata ke Hutan Kuno Yakushima di Jepang

Negara Jepang terkenal sebagai suatu daerah yang cukup terkenal akan keunikan dan aneka hal yang menjadi ciri khas dari negara ini. Mulai dari kebudayaan, masyarakat, teknologi, adat, bahasa, hingga aneka macam lokasinya yang indah. Tidak heran negara ini sering dijadikan tujuan bagi target wisata berbagai kalangan.

Salah satu hal yang menarik lainnya dari negara Jepang ini adalah hutan kuno yang sudah ada sejak masa yang lama di sebuah kepulauan kecil di kawasan Jepang. Karena pulau ini terpisah dari kota besar tempat masyarakat umumnya tinggal, maka keberadaan pulau ini masih begitu alamiah tanpa campur tangan manusia. Selain itu hutan yang bernama Yakushima ini juga sering dijadikan sumber inspirasi dan penggambaran lokasi bagi aneka jenis kreativitas manusia, seperti dalam hal lokasi film, inspirasi untuk perkembangan teknologi, serta bahkan menjadi lokasi utama dari sebuah animasi terkenal Mononoke Hime buatan studio Ghibli.

Letak dari hutan ini cukup terpencil, dan lokasinya berada di Kagoshima. Hutan yang begitu hijau dan disebut dengan nama hutan Yakushima ini sering menjadi inspirasi ide bagi banyak kreator dalam dunia industri Jepang. Aneka tayangan film maupun animasi yang membahas akan daerah sekitar wilayah hutan banyak yang diterapkan berdasarkan ide seputar hutan rindang ini. Hutan ini sendiri bisa dikunjungi dengan transportasi selama sekitar 4 jam dengan menggunakan kapal Feri. Dengan biaya tertentu dan jadwal keberangkatan kapal yang harus disesuaikan. Untuk mengetahui seputar hutan unik ini, silahkan membaca informasinya yang dibahas dalam artikel di bawah ini.

Kondisi Hutan Yakushima

Hutan yang paling basah hingga seluruh daratannya ditumbuhi oleh lumut. Hal ini menimbulkan tampilan dari hutan ini totalitas berwarna hijau dan membuatnya mempesona. Hutan ini juga sempat mendapatkan warisan budaya di sebuah kepulauan kecil dari negara Jepang yang diberikan oleh UNESCO pada tahun 1993 yang silam. Terlebih lagi sejak jaman dahulu hutan ini terus dilestarikan dan tidak pernah ditebang pohonnya. Jadi semua jenis pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang hidup di tempat ini tumbuh dengan begitu subur dan memberi tampilan yang asri.

Kawasan hutan yang beriklim lembab ini ditumbuhi oleh lebih dari 1.900 jenis tanaman. Dan karena hutan ini sendiri cukup sangat dilindungi oleh pemerintah Jepang, anda bisa mengalami sedikit kesulitan untuk berkunjung ke tempat ini. Terlebih lagi untuk kegiatan wisata dan menikmati keindahan tampilan dan suasana yang unik dari hutan Yakushima ini. Meskipun bentuknya hujan, banyak fasilitas yang sudah dirancang untuk mempermudah kunjungan para wisatawan selama berada di hutan ini. Seperti aneka fasilitas anak tangga dan jembatan yang cukup memudahkan informasi lokasi akan hutan ini.

Hutan yang juga dihuni oleh para penduduk asli ini juga akan dengan siap sedia membantu para turisnya yang sedang berwisata dan membutuhkan bantuan. Salah satu lokasi populer yang tidak boleh dilupakan saat berkunjung ke tempat ini adalah pohon raksasa yang merupakan pohon cedar berusia sangat tua. Pohon ini disebut sudah berusia hingga 7.200 tahun lamanya dan tetap berdiri tegak di hutan ini. Tinggi dari pohon yang disebut bernama Jomon Sugi ini dapat mencapai 25 meter. Hutan Yakushima juga memiliki satu jenis pohon cedar lainnya yang berusia sudah cukup lanjut hingga ribuan tahun..

Cara Untuk Mengunjungi Hutan Yakushima

Dikarenakan hutan ini bukan merupakan tempat wisata umum yang dapat dikunjungi banyak orang dengan mudah, maka diperlukan sedikit usaha keras untuk dapat tiba di hutan Yakushima. Kurang lebih sekitar 5 jam waktu perjalanan dengan jalan kaki dibutuhkan untuk bisa sampai ke bagian puncak tertinggi dari hutan ini. Aktivitas perjalanan di hutan Yakushima akan memerlukan banyak usaha karena kawasannya berbentuk dataran yang meningkat, sehingga akan banyak memerlukan tenaga untuk menanjak di hutan ini. Namun banyak pengunjung yang merasakan kepuasan besar saat sudah berhasil tiba di bagian puncaknya.

Hutan Yakushima juga memiliki kawasan gunung yang berada di dalamnya. Dengan ketinggian yang bisa mencapai hingga hampir 2.000 meter, gunung ini mencapai rekor sebagai gunung tertinggi yang berada di kawasan Kyushu. Saat musim dingin, daerah pegunungan di hutan Yakushima akan ditutupi oleh lapisan salju putih yang tebal. Selain itu wilayah daratannya yang sangat jauh dari permukaan laut juga akan menjadi sangat dingin saat musim dingin tiba. Sehingga waktu kunjungan ke tempat ini akan menjadi lebih baik bila didatangi saat musim semi menjelang musim panas. Agar cuacanya sudah tidak setinggi pada masa musim dingin hingga masa peralihan ke musim semi lagi.

Pernahkah anda menonton tayangan anime Princess Mononoke yang menggambarkan akan wujud hutan Yakushima dalam bentuk animasi? Atau bagaimana pendapat anda mengenai hutan Yakushima? Tertarikkah anda untuk mengunjunginya suatu saat nanti? Semoga informasi yang dibahas akan hutan ini bermanfaat dan memberi rasa takjub bagi anda ya. Sampai ketemu di topik artikel lainnya, ciao!

Informasi Tentang Hutan Hujan Tropis

Apa itu yang merupakan sebuah hutan hujan tropis dan dimana saja kah penyebarannya?. Hutan hujan adalah sebuah ekosistem hutan yang biasanya di sana akan ditandai oleh sebuah curah hujan yang biasanya akan sangat tinggi kira-kira setidaknya 200 cm yang terjadi untuk per tahun, memiliki sebuah kanopi yang lebat, dan juga terdapat keanekaragaman spesies yang tinggi.

Hutan hujan tropis juga salah satunya yang biasanya terjadi di zona khatulistiwa yaitu antara Tropic of Cancer dari situs joker123 dan juga Tropic of Capricorn, garis lintang yang dimana biasanya akan memiliki suhu hangat dan juga terdapat sinar matahari sepanjang tahun yang biasanya akan relatif konstan. Sebagian besar hutan hujan tropis yang ada dan juga berada di dunia terjadi di  sebuah cekungan Lembah Amazon yang ada di wilayah Amerika Selatan,  cekungan Lembah Kongo dan juga Asia Tenggara.

Selain itu hutan hujan juga  yang dimana ternyata ada di beberapa pulau Karibia, yang ada wilayah  Amerika Tengah, di India, dan juga ada di pulau-pulau yang tersebar di daerah Pasifik Selatan, di Madagaskar, di daerah Afrika Barat dan juga Timur di luar Cekungan Kongo, di Amerika Tengah dan juga Meksiko, dan juga terdapat di beberapa bagian yang ada di Amerika Selatan yang ada di luar Amazon. Berdasarkan negara-negara terluas yang dimana memiliki hutan hujan tropis yang banyak yaitu Brasil, Republik Demokratik Kongo,Peru, Indonesia Dan juga Kolombia.

Informasi Tentang Hutan Hujan Tropis

Distribusi global hutan dari hutan hujan tropis yang dimana juga dapat dibagi dalam empat bidang secara biogeografis yang dimana ada pada empat wilayah yang ada di benua berhutan seperti halnya Afrotropis, Australiasian, Indomalaya atau Asia, dan juga Neotropis. Lebih dari setengah hutan hujan yang ada di dunia yang dimana terletak di wilayah Neotropis, yang dimana wilayah ini sendiri kira-kira seperempatnya yang ada di Afrika, dan juga yang seperlimanya yang berada di wilayah Asia.

Mengapa Hutan Hujan Penting untuk Dunia?

Hutan hujan sendiri adalah salah satu wilayah yang dimana memberikan sebuah layanan ekologis yang dimana tempat ini sendiri yang menyimpan ratusan miliar ton karbon, melindungi dari banjir dan juga dari kekeringan, menstabilkan tanah dan juga mempengaruhi pola dari curah hujan dan serta menyediakan rumah bagi banyaknya satwa liar dan juga penduduk asli. Hutan hujan juga merupakan salah satu sumber yang banyak dari produk yang bermanfaat dimana masyarakat lokal biasanya tergantung.

Fakta Hutan Hujan Tropis

Keanekaragaman hayati dimana disana tingkat  keanekaragaman hayati yang berada di hutan hujan tropis yang tentunya sangat tinggi. Para ilmuwan yang dimana sudah memperkirakan bahwa sekitar setengah dari sebuah spesies darat Bumi yang dimana biasanya hidup di hutan hujan.

Layanan ekosistem 

Hutan tropis yang dimana juga diketahui memproduksi oksigen atas 25-30 persen yang ada dari perputaran oksigen yang ada di dunia dan menyimpan karbon yaitu sekitar 229-247 miliar ton karbon yang melalui fotosintesis, dimana juga dapat mempengaruhi pola dan curah hujan juga cuaca serta mempertahankan dari siklus banjir dan juga sebuah kekeringan yang moderat. Memfasilitasi sebuah siklus yang memiliki nutrisi lebih tinggi pada ekosistem lain. Karena tempatnya terletak di daerah tropis, maka akan menerima banyak sinar matahari yang akan dikonversi menjadi sebuah energi oleh tanaman untuk melalui proses fotosintesis.

Iklim dan pola cuaca global

Hutan hujan yang dimana juga memiliki sebuah peran dalam hal pola cuaca global. Sebagai salah satu contoh, para peneliti yang dimana juga telah menunjukkan bahwa hutan yang ada di Amerika Selatan mempengaruhi sebuah curah hujan yang ada di Amerika Serikat, sementara hutan di Asia Tenggara yang dimana akan mempengaruhi pola hujan yang ada di Eropa tenggara dan juga Cina.

Menjaga siklus air

Peran dari sebuah hutan hujan adalah yang dimana juga akan menambahkan sebuah proses air ke atmosfer yang dimana hal ini sendiri biasanya terjadi lewat proses transpirasi atau dimana sebuah proses pelepasan air dari daun selama proses fotosintesis yang dimana hal ini sendiri berguna untuk menjaga kelembaban dunia.

Di Amazon, sendiri ada 50-80 persen sebuah kelembaban yang dimana biasanya terjadi karena siklus air ekosistem. Ketika hutan nantinya ditebang, sedikit kelembaban yang nantinya akan masuk ke atmosfer dan juga curah hujan yang akan menurun, kadang-kadang juga hal ini yang nantinya akan menyebabkan kekeringan.

Melindungi dari banjir, kekeringan, dan erosi

Hutan hujan yang dimana juga menjadi salah satu hal yang penting dalam mengurangi sebuah erosi tanah dengan cara menjangkarkan tanah dengan akarnya. Ketika pohon yang nantinya akan ditebang, tidak ada lagi yang nantinya akan bisa melindungi tanah, dan tanah yang nantinya akan dengan cepat tersapu oleh air hujan. Di lereng bukit yang sangat curam, hilangnya hutan yang dimana juga menjadi salah satu hal yang nantinya dapat memicu tanah longsor.

Bagaimana Struktur Pepohonannya?

Hutan hujan yang dimana sudah dicirikan oleh struktur vegetatif unik yang dimana biasanya hutan tersebut yang akan terdiri dari beberapa lapisan vertikal pohon yang juga termasuk kanopi (tajuk), lapisan bawah, lapisan dari semak, dan juga sebuah permukaan tanah. Kanopi yang dimana adalah lapisan cabang dan juga daun yang biasanya dibentuk oleh pohon-pohon hutan hujan yang akan berjarak sekitar 30-40 meter dari sebuah lantai hutan.

Di bawah langit-langit kanopi yang biasanya akan terdapat beberapa tingkat dari daun dan juga cabang yang biasanya dikenal secara kolektif sebagai salah satu tumbuhan bawah. Bagian terendah yaitu  yang adalah tumbuhan bawah, yang dimana tingginya 1,5-6 meter  yang ada di atas lantai, yang dikenal sebagai sebuah lapisan semak, terdiri dari beberapa tanaman semak, perdu dan juga pohon muda. 

Mengapa Ia Kaya dengan Keragaman Hayati?

Hutan hujan tropis yang dimana juga menjadi salah satu tempat yang juga mendukung dari keragaman terbesar atas organisme hidup yang ada di Bumi. Meskipun mereka menutupi kurang dari 2 persen permukaan Bumi, namun ia juga ternyata menampung lebih dari 50 persen vegetasi dan juga satwa yang ada di planet ini. Beberapa faktor penting kenapa kaya akan keanekaragaman yaitu

Kanopi

struktur kanopi yang ada di hutan hujan memberikan banyak sekali tempat bagi vegetasi untuk dapat tumbuh dan juga untuk hewan untuk hidup. Kanopi yang juga menawarkan banyak dari sumber makanan, tempat tinggal, dan juga tempat persembunyian, menyediakan sebuah interaksi antara spesies yang juga  berbeda. Misalnya, saja ada tanaman di kanopi yang dimana disebut bromeliad yang dimana tanaman tersebut menyimpan air di daunnya. Katak dan juga satwa lain yang nantinya akan menggunakan kantong air ini yang dimana di peruntukan untuk berburu dan juga tempat bertelur.

Itulah beberapa Informasi tentang Hutan Hujan Tropis yang dimana ternyata hutan hujan adalah salah satu tempat yang sangat penting untuk kelangsungan Bumi dan juga kehidupan manusia. Oleh karena itu kita sebagai manusia diharuskan menjaga ekosistem hutan agar tetap terjaga. 

Sebuah Ciri dari Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ekosistem sendiri merupakan suatu sistem Ekologi yang ada di dalamnya dan terdapat hubungan Timbal balik antara keanekaragaman spesies dengan siklus atau materi serta arus energi melalui sebuah komponen komponen yang akhirnya terdapat di dalamnya. Hubungan Timbal balik yang diwujudkan dalam siklus rantai makanan. Dibagi berdasarkan lingkungannya ekosistem terbagi juga menjadi dua jenis yaitu ekosistem biotik yang terdiri dari beberapa komponen makhluk hidup dan juga lingkungan Abiotik yang terdiri dari komponen seperti benda mati, cahaya, air, udara, energi, dan juga tanah. Hutan juga merupakan suatu wilayah yang cukup luas yang didominasi oleh kumpulan permohonan permohonan yang tumbuh rapat sehingga menutupi wilayah tersebut dan membentuk sebuah iklim mikro dengan kondisi Ekologi yang sangat khas berbeda dengan wilayah yang ada di luar. Contohnya adalah ada hutan Amazon yang merupakan salah satu dari hutan tropis terbesar yang ada di dunia.

Letak Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ekosistem hutan hujan tropis biasanya terdapat di daerah yang terletak di antara rendah tingginya sekitar 1200 m di bawah permukaan laut. Ekosistem hutan hujan tropis yang dimana secara geografis juga terletak di antara sebuah  23 ° 27 Lintang utara dan juga  23 ° 27 lintang Timu Selatan dimana pada meliputi wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, Australia bagian utara dan juga sebagian wilayah dari Afrika, Amerika tengah kepulauan Pasifik dan juga sebagian besar dari wilayah Amerika Selatan.

Ciri – ciri Ekosistem Hutan Hujan Tropis

  • Berada pada sebuah wilayah beriklim tropis
  • Tanahnya sangat subur dan juga tidak kering
  • Tidak memiliki musim kemarau setiap tahun
  • Mempunyai sebuah curah hujan tinggi, yaitu berkisar antara 1800 – 2000 mm per tahunnya
  • Mempunyai tingkat keanekaragaman hayati yang ada sangat tinggi
  • Memiliki lapisan-lapisan pada pohon yang terbentuk karena sebuah vegetasi pohon yang sangat rapat
  • Jenis vegetasi yang biasanya dominan adalah pepohonan atau juga tumbuhan yang berkayu dan juga bercabang.

Fungsi Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Sebuah ekosistem hujan tropis sendiri memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan sbobet dan juga keseimbangan Global. Pentingnya juga untuk menjaga suatu ekosistem hutan karena hutan memiliki peran penting untuk dapat menjaga bumi. Beberapa fungsi ekosistem diantaranya:

  • Sebagai habitat dari beberapa Flora dan juga Fauna yang sangat unik
  • Menstabilkan sebuah iklim dunia melalui penyerapan CO2 dari lapisan atmosfer.
  • Membantu menjaga keseimbangan keseimbangan ekosistem di sekitarnya seperti penyebab banjir, kekeringan, dan juga erosi bagi tanah.
  • Sumber dari obat obatan dan juga makanan untuk hewan dan juga manusia
  • Salah satu sumber bagi kehidupan manusia di dalam suku Pedalaman.

Flora & Fauna di Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Flora

Jenis Flora yang biasanya hidup di dalam hutan hujan tropis terdapat dari 2500 spesies diantaranya juga terdapat beberapa jenis pohon, sama sama kecil dan juga tanaman merambat. Contohnya adalah seperti Flora yang hidup di dalam ekosistem pohon jati atau pohon pinus atau juga pohon Mahoni dan sebagainya. Umumnya dalam sebuah ekosistem hutan hujan tropis ada banyak sekali Flora dan tumbuhan yang ada di dalamnya seperti halnya tumbuhan tumbuhan yang dapat digunakan untuk pengobatan.

Fauna

Jenis Fauna yang hidup di dalam ekosistem hutan hujan tropis umumnya sangat beranekaragam mulai dari sebuah mamalia burung, reptil, hingga Amphibi dan juga serangga. Yang menjadi ciri khas dari sebuah Fauna yang hidup di dalam sebuah ekosistem hutan hujan tropis adalah yang biasanya memiliki warna-warna cerah dan juga mempunyai pola pola yang tajam, dan biasanya pemakan buah buahan. Salah satu contoh yang hidup di ekosistem ini adalah monyet, gajah, kupu kupu, rusa, Tapir , burung nuri hitam, merpati dan juga masih banyak lagi hewan yang hidup disana. 

Ekosistem Hutan Hujan Tropis di Indonesia

Banyakan hutan yang terdapat di Indonesia merupakan jenis jenis dari hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini mempunyai ciri tersendiri, yaitu terdapat beberapa bagai tumbuhan tumbuhan dengan jenis yang sangat beranekaragam. Apalagi dengan banyaknya pulau pulau yang ada di Indonesia tentunya banyak hutan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang membuat hutan hujan tropis di Indonesia mempunyai beberapa ciri khas yang khusus dibandingkan dengan hutan hujan tropis yang ada di negara lainnya.

Hutan hujan tropis

Kaarna sebuah hutan hujan tropis salah satu tipe hutan hujan yaitu dengan kesuburan tanah yang dimiliki rendah karena tersusun dari beberapa partikel Lempung yang biasanya bermuatan negatif seperti kaolinite dan juga illite. Diisi inilah yang membuat keunikan tersendiri karena kondisi tanah seperti itu memungkinkan besi dan juga aluminium menjadi aktif di samping kadar Silika nya yang cukup tinggi. Siklus Hara yang tertutup yang dapat mengatasi kendala kendala yang ada di dalamnya. Keunikan yang lainnya yaitu dari hutan hujan tropis ini yaitu ekosistem yang ada di dalamnya adalah merupakan sebuah ekosistem yang biasanya cukup rapuh arenakan setiap komponen yang ada  di dalam hutan hujan tropis tidak dapat berdiri sendiri semuanya akan saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Keunikan hutan hujan tropis yang ada tersebut membuat hutan hujan tropis yang ada di Indonesia sangat rendah terhadap kerusakan hutan. Kerusakan hutan tropis yang terjadi Indonesia diperkirakan mencapai 2000 hektar per tahunnya disebabkan juga berbagai macam faktor. Faktor faktor tersebut tentunya dapat karena terjadi oleh ulah manusia yang hanya mementingkan keuntungan tanpa mementikan fungsi dari lingkungan hidup bagi manusia ataupun juga karena kesalahan dari pengelola pemeliharaan hutan. Berbagai cara pencegahan dan juga penanggulangan yang telah dilakukan agar dapat berakibat baik pada kerusakan hutan hujan tropis bisa diminimalisir dan hutan tidak akan hilang atau bertambah rusak. Misalnya dengan cara mencegah kegiatan penambangan hutan secara ilegal atau reboisasi hutan solusi masyarakat agar tidak membuka lahan sembarangan dan juga sebagainya.

Manfaat Hutan Hujan Tropis

  • Hutan hujan tropis sangat mempunyai manfaat berbagai ekosistem global. Manfaat tersebut antara lain seperti:
  • Hutan hujan tropis merupakan habitat yang sangat baik bagi kehidupan berbagai jenis Flora dan juga fauna asli asal Indonesia yang terancam Punah
  • Hutan hujan tropis mempengaruhi kondisi cuaca lokal karena curah hujan dapat membuat dan juga mengatur suhu.
  • Hutan hujan tropis juga dapat membantu untuk menjaga peredaran air
  • Hutan hujan tropis merupakan sumber kehidupan untuk suku asli yang ada di dalam nya terdapat juga berbagai makanan dan juga sumber obat

Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Sekarang ini sudah banyak sekali kerusakan kerusakan yang terjadi pada wilayah ekosistem hutan hujan tropis. Dan penyebab utama dari kerusakan hutan hujan tropis tersebut adalah ulah manusia yang banyak menebang hutan secara membabi buta atau membantingkan kebutuhan manusia itu sendiri hal tersebut dapat berakibat rusaknya ekosistem hutan yang ada. Dan selain merusak ekosistem yang ada pada Bagian ini juga dapat mengakibatkan hilangnya habitat Flora dan juga fauna yang ada di tempat di mana mereka tumbuh dan juga berkembang. Selain banjir jika terjadi hujan jika musim kemarau pun akan menyebabkan kekeringan yang luar biasa parah karena uap air yang masuk ke atmosfer nantinya akan semakin berkurang dan juga hujan yang turun akan semakin berkurang.